gop-crypto.vip

PDAM Pontianak siapkan diskon tarif 30 persen bagi pelanggan terdampak

Pontianak (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, Kota Pontianak, Kalimantan Barat memberikan diskon tarif air sebesar 30 persen selama dua bulan kepada pelanggan rumah tangga sebagai bentuk bantuan menghadapi krisis air baku akibat kemarau dan meningkatnya kadar garam.

"Untuk masalah diskon, kami coba kaji, yang pastinya untuk beberapa bulan, apakah pemakaian September dibayar pada Oktober, nanti kami kaji, insyaallah akan kami realisasikan untuk salah satu bulan atau dua bulan," ujar Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak Abdullah di Pontianak, Rabu.

Abdullah mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan perhatian kepada pelanggan yang terdampak kondisi air baku dan kualitas pelayanan selama kemarau.

Ia menjelaskan keterbatasan air baku bersumber dari Sungai Kapuas turut mempengaruhi pelayanan, sehingga pihaknya meminta dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam memastikan ketersediaan air baku sebagai salah satu sungai strategis nasional.

"Ya, pertama kami mohon maaf atas pelayanan, terutama dari sisi kualitas, tetapi memang itulah ketersediaan air baku yang ada dari kami, dari PDAM," ujarnya.

Baca juga: Pontianak siapakan 1 juta liter air tawar hadapi krisis air baku

Baca juga: PDAM Pontianak investasi Rp500 miliar untuk tingkatkan layanan

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan kebijakan diskon tersebut diberikan kepada pelanggan rumah tangga selama dua bulan mulai September 2026.

"Ini kita berikan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak penurunan kualitas air baku akibat kemarau dan intrusi air laut," ujarnya.

Selain memberikan diskon tarif, Pemkot Pontianak menyalurkan air bersih ke kelurahan, kecamatan, dan sejumlah titik publik dengan meminta setiap kelurahan dan kecamatan menyiapkan penampungan berkapasitas 4.000 hingga 5.000 liter, termasuk melibatkan masjid yang memiliki bak penampungan sebagai lokasi distribusi.

"Pasokan air tawar relatif memadai setelah operasional IPA 3 di Booster Imam Bonjol berjalan, dengan produksi sekitar 1.000 kubik air tawar per hari yang didistribusikan ke-29 kelurahan serta sejumlah lokasi publik, sementara masyarakat tetap diminta memasak air sebelum dikonsumsi," kata dia.

Baca juga: Kualitas air baku Sungai Martapura Banjarmasin kian buruk

Baca juga: Hadapi El Nino, Pengelola Bendungan Samarinda jamin kecukupan air

Pewarta: Dedi
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.