PDAM Batang siagakan tiga sumber air baku untuk memperkuat pasokan air bersih
PDAM Batang siagakan tiga sumber air baku untuk memperkuat pasokan air bersih
Senin, 27 Juli 2026 15:55 WIB
Direktur Umum PDAM Batang Sys Mandayun. ANTARA/Kutnadi
Batang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, telah menyiapkan tiga sumber air baku baru untuk memperkuat ketahanan pasokan air dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pada musim kemarau ini.
Direktur Umum PDAM Batang Sys Mandayun di Batang, Senin, mengatakan pihaknya telah menerima informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengenai potensi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.
"Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi perusahaan dalam menjaga pasokan air bersih tetap tersedia bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami menyiapkan sejumlah langkah strategis mulai dari penguatan infrastruktur hingga penambahan sumber air baku," katanya.
Ketiga sumber air baku baru tersebut berada di Bangkangan, Desa Tambakboyo, Pagerkecil di Kalitengah, Kecamatan Blado, serta Wanar di Kecamatan Tersono.
Menurut dia, pihaknya memastikan untuk menjaga kuantitas, kualitas, dan kontinuitas pelayanan air kepada pelanggan di saat memasuki musim kemarau sekarang ini.
Demikian pula, kata dia, pihaknya juga telah melakukan berbagai langkah mitigasi terutama di kawasan sumber air utama seperti sumber air Bismo, Kecamatan Blado.
"Kami terus memperkuat perlindungan daerah tangkapan air dengan membangun pengaman tebing, melakukan penghijauan atau reboisasi, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi bencana seperti longsor yang dapat mengganggu distribusi air," katanya.
Ia mengatakan pengembangan sumber air baru tidak hanya ditujukan untuk menghadapi ancaman kekeringan saja tetapi juga memperluas cakupan pelayanan air bersih di sejumlah wilayah yang selama ini masih membutuhkan tambahan pasokan air.
"Rencananya, sumber mata air Bangkangan akan melayani wilayah Banyuputih, Pagerkecil untuk Kecamatan Bandar, serta mata air Wanar akan menambah pelayanan di Kecamatan Tersono," katanya.
Ia mengatakan pihaknya juga memastikan pemeliharaan instalasi dan jaringan distribusi air tetap dilakukan secara rutin agar pelayanan tidak terganggu selama musim kemarau.
Bahkan, kata dia, perusahaan telah memanfaatkan teknologi digital melalui sistem pemantauan berbasis internet yang memungkinkan petugas mendeteksi secara cepat apabila terjadi penurunan debit, kebocoran, maupun gangguan aliran air di jaringan distribusi.
"Kami sudah memiliki sistem pemantauan melalui aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan. Jadi ketika ada aliran air yang tidak normal atau terjadi gangguan pada jaringan maka semuanya bisa langsung terpantau melalui monitor sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat," katanya.
Baca juga: PDAM Batang gelar jalan sehat
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.