gop-crypto.vip

​Pasca-meninggalnya Temon, Sang Istri Bertekad Tegar Demi Wujudkan Impian Almarhum untuk Putranya

​Demi mengobati rasa kangennya yang membuncah, Mae memilih untuk tidak mengubah suasana kamar tidurnya.

Baca Juga: Penantian 10 Tahun Penggemar Dota 2 Indonesia, Xepher dan Whitemon Bakal Berlaga di TI 10

Dia sengaja tidur di sisi ranjang almarhum dengan menggunakan bantal, guling, hingga sprei yang terakhir kali dipakai oleh mendiang Temon.

​"Saya tidur di bantal yang dia tidurin sebelumnya sekarang. Jadi di bagian dia, biasanya kan saya di sebelah sini, jadi saya di pinggir yang di bagian dia tidur," kata Mae saat ditemui usai acara Ibadah Syukur Mengenang Kepergian Temon di kediamannya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).

​"Jadi bantalnya belum saya ganti. Sprei, guling belum saya ganti. Jadi saya tidur di situ, sampingnya foto dia, ya udah," sambung Mae dengan nada lirih.

​Ketimbang merasa takut, Mae justru sangat berharap bisa merasakan kembali kehadiran sang suami di sisinya walau hanya lewat mimpi atau isyarat kecil.

​"Enggak, saya malah pengin ketemu. Saya bilang biarin aja dia coba nongolin aja saya pengin ketemu," tuturnya.

​Tak hanya mempertahankan aroma tubuh sang suami di tempat tidur, Mae juga punya cara tersendiri untuk mengenang indahnya kebersamaan mereka.

Dirinya kerap melantunkan lagu-lagu penuh kenangan yang mengingatkannya pada momen awal pertemuan mereka di tahun 1998 silam, saat Temon masih aktif sebagai penyiar radio.

​"Mengobati rindu, saya nyanyiin lagu-lagu dia, lagu-lagu kenangan kita. Kan dulu dia penyiar, saya kebetulan fans-nya jadi sering dikirimin lagu kan, jadi saya mau nyanyiin sekarang buat dia, gantian," kenang Mae.

​Kendati hatinya masih hancur, Mae sadar bahwa hidup harus terus berjalan. Dia bertekad untuk bangkit dan tetap tegar demi melanjutkan impian serta amanah terakhir dari almarhum untuk membesarkan putra bungsu mereka.

​"Ngebesarin anak kita, Remino. Insya Allah, niat kita ya ngebesarin Remino untuk jadi anak hebat," pungkasnya.

Baca Juga: Penantian 10 Tahun Penggemar Dota 2 Indonesia, Xepher dan Whitemon Bakal Berlaga di TI 10

​Sebagai informasi, Temon mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.42 WIB di usia 59 tahun akibat serangan jantung.

Setelah sempat mengeluhkan nyeri dada dan dilarikan ke rumah sakit, sang komedian dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah tiba di fasilitas medis tersebut. Jenazah almarhum kini telah dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.