gop-crypto.vip

Padang Pariaman perkuat koordinasi pulihkan ekonomi pascabencana

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah pascabencana yang terjadi akhir 2025 sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

"Melalui forum ini kita menyelaraskan program kerja, mengevaluasi capaian yang telah dilakukan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dan terintegrasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas harga di Kabupaten Padang Pariaman," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara di Parik Malintang, Kamis.

Hal tersebut ia sampaikan saat sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi 2026 yang dilaksanakan di kantor bupati setempat, Kamis.

Ia mengatakan percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi merupakan agenda prioritas yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Sekda, tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini membutuhkan kebijakan yang adaptif dan berbasis data sehingga program yang dilaksanakan pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan mitra strategis dalam menjalankan berbagai program pemulihan ekonomi.

"Melalui kebijakan yang adaptif, berbasis data, dan didukung komitmen bersama seluruh unsur pemerintah serta mitra strategis, program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Rakor tersebut juga menjadi ruang untuk membahas strategi pemulihan ekonomi Padang Pariaman setelah menghadapi dampak bencana yang memengaruhi aktivitas masyarakat dan sektor-sektor produktif

Sementara itu, Asisten Manajer sekaligus Ekonom Yunior Fungsi Perumusan Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Larassayu Arvaneira Evanthe menyampaikan terkait kondisi inflasi terkini serta langkah pengendaliannya.

Menurut dia pengendalian inflasi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga stabilitas harga dapat dijaga secara berkelanjutan.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Prof. Elfindri dalam kesempatan tersebut memaparkan materi bertajuk "Ekonomi Padang Pariaman Bangkit Kembali Pasca Bencana".

Ia membahas strategi mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui penguatan sektor-sektor produktif serta peningkatan daya saing daerah.