Orado Labusel gelar Kapolres Cup 2026, hadiah puluhan juta - ANTARA News Sumatera Utara
Kotapinang (ANTARA) - Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar Turnamen Piala Kapolres Cup 2026 untuk mendorong kegiatan positif di tengah masyarakat di Blok Songo, Kotapinang, Minggu.
Permainan Orado yang mulai populer di Labusel diikuti ratusan peserta yang dibagi dalam dua kategori, yakni tim umum dan tim eksekutif dengan menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah.
Untuk kategori umum, panitia menyediakan dua unit sepeda motor dan sejumlah barang elektronik bagi pemenang juara pertama hingga juara keempat.
Kegiatan dihadiri Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, Wakil Bupati Syahdian Purba, Ketua DPRD Labusel Ari Winata, Danramil Kotapinang, jajaran pejabat Polres Labusel, serta sejumlah ketua partai politik ikut menjajal permainan Orado.
Mereka terlihat serius mengikuti pertandingan dengan membaca langkah lawan, berdiskusi bersama rekan satu tim, dan menentukan kepingan batu yang akan dimainkan.
Ketua Orado Labusel Handry Khusuma mengatakan Turnamen Piala Kapolres Cup 2026 merupakan kegiatan perdana. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi dan berkompetisi, tetapi juga menjadi kegiatan positif bagi generasi muda.
“Mudah-mudahan berkat dukungan semua pihak, ke depan turnamen positif seperti ini dapat kita laksanakan. Pastinya menghindarkan masyarakat dari perjudian dan narkoba,” ujarnya.
Ia menjelaskan permainan Orado membutuhkan konsentrasi, strategi, dan ketelitian. Karena itu, permainan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan positif bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi awal berkembangnya orado di Labusel sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan kompetisi bagi masyarakat.
"Ini turnamen pertama kali kita buat di Labusel. Kita gerak cepat, meskipun kami pengurus baru saja mendapat mandat,” ujar Handry yang akrab disapa Hansen.
Pewarta: Kurnia Hamdani
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.