OpenAI minta maaf ke Australia atas peretasan Medicare - ANTARA News Jawa Timur
Moskow (ANTARA) - Perusahaan teknologi Amerika Serikat, OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, meminta maaf kepada Australia setelah model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
"Kami seharusnya menangani respons kami dengan lebih baik. Kami meminta maaf dan berupaya untuk memperbaikinya di masa mendatang," tulis pernyataan resmi OpenAI.
Akses tanpa izin tersebut terjadi pada Juni lalu saat model AI OpenAI tengah menjalani pelatihan dan pengujian internal.
Selain portal pelaporan statistik Medicare, AI tersebut juga mengakses data dari Biro Statistik dan Penelitian Kejahatan New South Wales, Departemen Kesehatan Victoria, serta Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Australia.
Insiden terparah terjadi pada layanan pelaporan statistik Medicare.
Sebuah model eksperimental yang bukan untuk konsumsi publik menemukan celah untuk menembus sistem, menjalankan perintah, mengambil berkas internal, kredensial, serta statistik teragregasi, sekaligus mengunggah berkas ke dalam sistem.
Meski demikian, OpenAI memastikan rekaman medis individu dan data nasabah tidak terdampak.
Menanggapi hal tersebut, OpenAI menyatakan telah memperketat pembatasan akses internet untuk model riset serta memperluas pemantauan aktivitas.
Perusahaan tersebut sebelumnya juga sempat menangguhkan pelatihan dan pengujian model terkuatnya yang memiliki akses ke alat bantu (tool access) hingga sistem pengaman tambahan diterapkan.
OpenAI berencana memberikan dukungan teknis dan finansial kepada lembaga pemerintah Australia guna memperkuat keamanan siber.
Perusahaan itu juga akan membentuk satgas khusus yang melibatkan pakar independen asal Australia untuk merumuskan langkah-langkah mitigasi risiko agen AI.
Sementara itu, Chief Strategy Officer OpenAI, Jason Kwon, dijadwalkan bertolak dari AS ke Australia untuk memberikan kesaksian terkait insiden tersebut di hadapan Komite Gabungan Parlemen Australia untuk Kecerdasan Buatan di Sydney pada 6 Oktober mendatang.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.