gop-crypto.vip

OCBC Bidik Pertumbuhan Kredit Sindikasi, Garap Infrastruktur hingga Telekomunikasi

ILUSTRASI. Kantor Pusat Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC) di Singapura (REUTERS/Yantoultra Ngui)

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) melihat bisnis kredit sindikasi masih menyimpan prospek cerah hingga akhir 2026. Permintaan pembiayaan dari korporasi untuk ekspansi usaha maupun proyek-proyek strategis dinilai masih cukup tinggi, meski kondisi likuiditas perbankan mulai mengetat.

Head of Corporate Banking OCBC Suwano mengatakan, penyaluran kredit sindikasi perseroan masih menunjukkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun ini.

"Kredit sindikasi masih menunjukkan momentum yang baik seiring kebutuhan pendanaan korporasi untuk ekspansi dan proyek-proyek strategis. OCBC tetap aktif berpartisipasi secara selektif pada transaksi yang memiliki fundamental kuat dan profil risiko yang terukur," ujar Suwano kepada Kontan, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: KB Bank (BBKP) Perpanjang Kredit Rp 200 Miliar ke SKBF, Ini Alasannya

Meski demikian, perseroan belum memerinci nilai outstanding maupun realisasi pertumbuhan kredit sindikasi hingga saat ini.

Suwano juga tidak mengungkapkan jumlah proyek yang telah dibiayai sepanjang tahun berjalan. Namun, ia menyebut pembiayaan sindikasi OCBC telah disalurkan ke sejumlah sektor strategis.

"Tahun ini, OCBC menyalurkan pembiayaan sindikasi ke berbagai sektor strategis yang terus bertumbuh, termasuk infrastruktur, telekomunikasi, dan manufaktur, sejalan dengan fokus kami mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," katanya.

Menurutnya, kebutuhan kredit sindikasi masih akan tetap tinggi hingga akhir tahun, terutama untuk mendukung proyek-proyek investasi berskala besar yang membutuhkan pendanaan dari beberapa lembaga keuangan sekaligus.

Kendati demikian, OCBC menegaskan tidak akan mengendurkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan akan tetap selektif memilih proyek maupun debitur dengan mempertimbangkan fundamental usaha serta profil risiko masing-masing.

Strategi tersebut dilakukan agar pertumbuhan kredit tetap berkualitas di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang masih diwarnai ketidakpastian.

Melalui pendekatan tersebut, OCBC berharap dapat terus berkontribusi dalam pembiayaan proyek-proyek strategis nasional sekaligus menjaga kualitas portofolio kredit.

Baca Juga: BSI Percepat KPR FLPP, Sudah Salurkan Lebih dari 25.000 Rumah Subsidi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag