gop-crypto.vip

NBA: Victor Wembanyama Sepakati Perpanjangan Kontrak Senilai.Rp4,1 Triliun Bersama San Antonio Spurs

"Saya akan tetap berada di sini. Melakukan apa pun yang diperlukan (untuk menang)," tegas Victor Wembanyama singkat seperti dikutip AFP.

Tak berselang lama, manajemen San Antonio Spurs langsung mengunggah video prosesi penandatanganan kontrak lewat akun resmi mereka, sekaligus mengonfirmasi tercapainya kesepakatan berdurasi multi-years tersebut.

Laporan dari ESPN menyebutkan bahwa Wembanyama menyepakati perpanjangan kontrak maksimal bagi pemain rookie berdurasi lima tahun.

https://www.akurat.co/arena/864110/final-nba-bungkam-keangkuhan-new-york-victor-wembanyama-punya-ritual-eksentrik-sebelum-tanding

Nilai kontrak tersebut disebut mencapai angka fantastis USD252 juta atau setara dengan Rp4,1 triliun, yang juga mencakup opsi pemain pada musim kelima.

Menariknya, pebasket bertinggi 2,24 meter ini menunjukkan kedewasaan luar biasa dengan menolak mengambil klausul kenaikan gaji supermax sebesar 30 persen. Wembanyama memilih opsi kenaikan standar sebesar 25 persen.

Langkah berani ini sengaja ia ambil agar manajemen Spurs memiliki ruang pembatasan gaji (salary cap) yang lebih longgar.

Dengan begitu, klub bisa mendatangkan pemain bintang tambahan guna memperkuat skuat demi memburu cincin juara NBA di musim depan.

Keputusan mengalah demi kepentingan tim ini langsung mengingatkan publik Texas pada pengorbanan serupa yang pernah dilakukan sang legenda Spurs, Tim Duncan, di masa lalunya, serta langkah Jalen Brunson bersama New York Knicks baru-baru ini.

Sejak dipilih di urutan pertama pada draf NBA 2023, kehadiran pemenang gelar NBA Defensive Player of the Year ini benar-benar membawa perubahan masif bagi Spurs.

Pada musim perdana Wembanyama, Spurs hanya mampu mengemas 22 kemenangan, yang kemudian merangkak naik menjadi 34 kemenangan di musim kedua.

Musim lalu, performa Spurs melonjak drastis dengan catatan rekor mengagumkan 62 kemenangan dan 20 kekalahan (terbaik kedua di liga).

Di babak playoff, Wembanyama tampil trengginas dengan menyingkirkan Portland, Minnesota, dan Oklahoma City Thunder, sebelum laju impresif mereka dihentikan New York Knicks di babak Final NBA dengan agregat 4-1.

Sepanjang musim lalu, pebasket berjuluk Alien ini membukukan statistik mengerikan dengan rata-rata 25,0 poin, 11,5 rebound, 3,1 assist, 3,1 blok, dan 1,0 steal per pertandingan.

Sementara selama tiga musim berkarier di NBA, ia mengantongi rata-rata keseluruhan 23,4 poin, 11,0 rebound, dan 3,5 blok per gim.

Meski harus menelan pil pahit kalah di partai puncak dari Knicks pada Juni lalu, Wembanyama menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak patah arang. Ia justru menjadikan kegagalan tersebut sebagai guru terbaik untuk mengasah mentalitas juaranya.

Pebasket bernomor punggung satu ini tidak menampik bahwa bagian terberat dari kekalahan di final adalah masa tunggu yang sangat melelahkan untuk bisa kembali ke panggung tertinggi tersebut.

"Ini benar-benar musim yang luar biasa dari sisi pengalaman," jelas Wembanyama.

"(Tapi) hal yang paling berat adalah mungkin masih ada sekitar seratus pertandingan lagi yang harus kami lewati sebelum bisa kembali menembus babak Final NBA. Rasanya memang menyakitkan. Tetapi saya tidak akan lari dari kenyataan ini."