MRT hidupkan simpul ekonomi Jakarta lewat penataan sekitar stasiun
Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta berupaya menghidupkan simpul-simpul ekonomi di Jakarta dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) Placemaking atau strategi penataan ruang di sekitar stasiun menjadi ruang publik yang aktif dan inklusif menggerakkan ekonomi.
“Dulu Blok M tidak ramai tapi hari ini sudah berubah dan siapa pun nyaman datang ke sana serta UMKM bertumbuh,” kata Division Head Bussiness Planning and Expansion Division PT MRT Jakarta, R Samuel Ryan Pradipta, di Jakarta, Selasa.
Samuel mengaku senang dengan pertumbuhan UMKM yang terjadi di Blok M saat ini menjadi ruang atau titik temu beragam komunitas di Jakarta.
Menurut dia, pergerakan masyarakat yang berkumpul dan menjadikan Blok M sebagai titik temu komunitas secara tidak langsung menggerakkan kehidupan ekonomi perkotaan.
“Kami senang karena UMKM tumbuh dan pendapatan daerah ikut meningkat dengan kehadiran Blok M,” kata dia.
Pihaknya akan terus mengembangkan lokasi lain yang dipilih sebagai ruang titik temu yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami akan melakukan kajian dan pemetaan untuk menentukan wilayah TOD lainnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka ruang sosial serta menggerakkan ekonomi,” kata dia.
Samuel menjelaskan konsep TOD Placemaking merupakan kawasan yang mudah dijangkau dan terhubung dengan transportasi publik sehingga masyarakat dimudahkan menuju lokasi tersebut.
TOD Placemaking memiliki fasilitas yang nyaman, aman, bersih bagi masyarakat sehingga dapat digelar kegiatan bagi pengunjung yang datang dan menetap serta menjadi ruang bagi pengunjung berinteraksi.
Ia menjelaskan kehadiran TOD Placemaking ini bertujuan membangun rasa kepemilikan dan keterikatan emosional antara masyarakat dan wilayah, serta mengubah ruang menjadi pusat kegiatan sosial.
MRT juga terus mencoba memberikan ruang berinteraksi untuk warga Jakarta dan menghidupkan tempat-tempat yang sebelumnya terkesan tua dan kusam kembali memiliki daya tarik untuk didatangi masyarakat.
Baca juga: MRT Jakarta siapkan tujuh proyek TOD untuk perkotaan berkelanjutan
Baca juga: Konstruksi ruang multifungsi Stasiun Bundaran HI capai 23,52 persen
Baca juga: MRTJ: Extended concourse Bundaran HI "mini placemaking" kota modern
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.