gop-crypto.vip

MPSI tingkatkan masyarakat Kampung Wanam dalam bidang pertanian

MPSI tingkatkan masyarakat Kampung Wanam dalam bidang pertanian

Selasa, 20 Oktober 2026 15:32 WIB

Image Print

MPSI meningkatkan kompetensi masyarakat adat di Kampung Wanam, Papua Selatan dalam bidang pertanian pada Senin (19/10/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

Jayapura (ANTARA) - Yayasan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) meningkatkan kompetensi masyarakat adat di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan dalam bidang pertanian

"Peningkatan kompetensi masyarakat adat dalam bidang pertanian menjadi kebutuhan penting di tengah berkembangnya aktivitas pembangunan dan investasi di wilayah tersebut," kata Anggota Tim Pemberdayaan Masyarakat MPSI Dadan Ramlan dalam keterangannya kepada ANTARA di Jayapura, Selasa.

Menurut Dadan, penguatan keterampilan budidaya, pendampingan teknis, serta akses terhadap sarana produksi dan pemasaran diperlukan agar masyarakat lokal mampu mengoptimalkan potensi wilayahnya menjadi sumber kesejahteraan yang berkelanjutan.

Dia menjelaskan melalui proses pembelajaran dan diskusi diharapkan masyarakat memahami bahwa pertanian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menanam, tetapi juga mencakup perencanaan produksi, pemilihan komoditas, pemeliharaan tanaman, pengelolaan hasil panen, hingga pemasaran.

"Proses tersebut menjadi bekal bagi masyarakat untuk membangun kerja sama dan membentuk enam kelompok tani perempuan yang diharapkan mampu mengembangkan usaha pertanian secara kolektif," ujarnya.

Kepala Kampung Wanam Kosmas Serilius Kaize mengatakan pentingnya pengembangan pertanian sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat khususnya perempuan adat.

Menurut Kosmas, peningkatan keterampilan perlu menjadi perhatian agar potensi yang tersedia di Kampung Wanam dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat bagi keluarga.

"Pertanian perlu dikembangkan agar masyarakat memiliki sumber penghidupan dan pendapatan tambahan. Karena itu, keterampilan masyarakat harus terus ditingkatkan supaya potensi yang ada di Kampung Wanam dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat bagi keluarga," katanya.

Dia menambahkan pihaknya berharap pembentukan enam kelompok tani tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan dan pendampingan agar masyarakat mampu menjalankan kegiatan pertanian secara nyata.

Sementara itu, Ketua Adat Kalai Woyu Maklew Yohanis Agabi Mahuze mengatakan peningkatan kesejahteraan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai-nilai adat, hubungan masyarakat dengan tanah, serta pelestarian identitas budaya yang diwariskan antar generasi.

Menurut Yohanis, pengembangan ekonomi masyarakat adat harus tetap memperhatikan nilai-nilai adat dan hubungan masyarakat dengan tanahnya sehingga diharapkan pertanian dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan identitas budaya dan kehidupan sosial yang selama ini menjadi bagian dari masyarakat adat Wanam.

Pihaknya menekankan pentingnya menempatkan masyarakat adat sebagai pelaku utama dalam pengembangan ekonomi wilayahnya.

"Pengembangan pertanian perlu memperhatikan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat agar peningkatan produksi tidak mengabaikan hubungan sosial, budaya, dan sumber penghidupan yang selama ini menopang kehidupan mereka," katanya.

Pihaknya menilai pembekalan yang diberikan menjadi langkah awal untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola kegiatan pertanian.

"Namun, pengetahuan yang diperoleh perlu dilanjutkan melalui praktik lapangan, pemilihan komoditas yang sesuai, penyusunan jadwal tanam, serta penggunaan sarana produksi secara efektif," ujarnya.

Dia menambahkan kelompok tani juga membutuhkan keterampilan administrasi dan pencatatan usaha untuk mengetahui biaya produksi, hasil panen, serta potensi keuntungan.

Anggota Riset dan pemberdayaan masyarakat MPSI Kausar menegaskan bahwa pembentukan enam kelompok tani perempuan harus diikuti dengan program pendampingan berkelanjutan.

"Peningkatan kompetensi masyarakat merupakan prasyarat penting agar pembangunan wilayah dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MPSI tingkatkan masyarakat Kampung Wanam dalam bidang pertanian

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026