MPR Undang Prabowo Sampaikan Laporan Lembaga Negara pada 14 Agustus
Bagikan:
JAKARTA - Pimpinan MPR RI menemui Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 3 Agustus. Pertemuan itu membahas rencana Sidang Tahunan MPR 2026 yang dijadwalkan digelar Jumat, 14 Agustus 2026.
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan kedatangan pimpinan MPR ke Istana merupakan bagian dari silaturahmi kebangsaan dan konsultasi antarpimpinan lembaga negara.
Namun, agenda utamanya jelas. MPR mengundang Prabowo hadir dalam Sidang Tahunan MPR sebagai kepala negara.
“Kedatangan kami pada hari ini mengundang kehadiran Presiden Republik Indonesia sebagai kepala negara untuk menyampaikan laporan tahunan atas kinerja lembaga-lembaga negara,” kata Muzani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Laporan itu akan disampaikan Presiden di hadapan Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Muzani menyebut pertemuan berlangsung intens, rileks, dan substantif. Ia mengatakan pembicaraan dengan Prabowo berjalan baik dan produktif.
BACA JUGA:
Selain Sidang Tahunan MPR, pimpinan MPR juga mengundang Presiden dalam peringatan Hari Konstitusi yang jatuh pada 18 Agustus.
Agenda itu akan digabung dengan Hari Ulang Tahun MPR yang jatuh pada 29 Agustus. Menurut Muzani, dua peristiwa tersebut rencananya diselenggarakan bersamaan pada 29 Agustus 2026.
“Dua peristiwa penting itu kami jadikan satu, rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus,” ujar Muzani.
Pertemuan pimpinan MPR dengan Prabowo juga membahas konsep Pokok-Pokok Haluan Negara atau PPHN.
Muzani mengatakan konsep tersebut sebelumnya masih berupa draf dan dibahas dalam tim yang dibentuk MPR. Dalam pertemuan itu, MPR menyerahkan konsep PPHN kepada Presiden.
PPHN disiapkan sebagai pedoman arah pembangunan lintas pemerintahan. Muzani menegaskan konsep itu tidak dimaksudkan hanya untuk satu periode pemerintahan.
Menurut Muzani, Prabowo pada prinsipnya menyerahkan pembahasan PPHN kepada mekanisme MPR.
“Presiden pada prinsipnya menyerahkan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk menjadikan Pokok-Pokok Haluan Negara itu menjadi sebuah pedoman bagi lintas pemerintahan,” kata Muzani.
Ia mengatakan Prabowo menyambut baik gagasan tersebut dan memberi perhatian pada sejumlah poin dalam konsep PPHN.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+