gop-crypto.vip

Moto3 Austria: Misi Bangkit, Veda Ega Pratama Bertekad Tembus Zona Poin di Red Bull Ring

Dian Eko Prasetio

| 17 September 2026, 22:46 WIB

Moto3 Austria: Misi Bangkit, Veda Ega Pratama Bertekad Tembus Zona Poin di Red Bull Ring

Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama (kiri), saat memantau Sirkuit Silverstone, Silverstone, Inggris, yang merupakan arena Moto3 Inggris 2026, Kamis (6/8/2026).X/honda_team_asia

AKURAT.CO, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung motivasi tinggi jelang bergulirnya seri ke-15 Moto3 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, akhir pekan nanti.

Pembalap Honda Team Asia tersebut membidik momentum kebangkitan di Moto3 Austria untuk mencuri poin demi melupakan hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya di San Marino, Italia.

Karakter Sirkuit Red Bull Ring yang unik dinilai bisa membuka peluang besar bagi Veda aega Pratama untuk menunjukkan potensi terbaiknya di atas lintasan.

Lintasan Moto3 Austria yang terletak di wilayah pegunungan Styria ini menyajikan kombinasi trek lurus berkecepatan tinggi, tikungan tajam, serta perubahan elevasi yang cukup ekstrem.

Baca Juga: Moto3 San Marino: Balapan Sulit di Misano, Veda Ega Pratama Finis P18 dan Alihkan Fokus ke Austria

Karakteristik sirkuit semacam ini kerap melahirkan aksi saling menyalip yang sengit (overtaking) memanfaatkan slipstream di trek lurus panjang dan zona pengereman keras (heavy braking).

Kondisi tersebut menjadi celah ideal bagi Veda yang dikenal pemberani dalam duel jarak dekat untuk merangsek ke barisan depan.

Selain itu, seri Austria ini juga mengusung arti yang sangat krusial bagi peta persaingan musim 2026.

Balapan di Red Bull Ring menjadi penutup dari rangkaian tur Eropa sebelum seluruh kontestan Moto3 bertolak menuju benua Asia.

Setelah balapan di Spielberg, persaingan akan berlanjut ke Asia yang diawali dengan seri GP Jepang dan disusul GP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Oleh karena itu, raihan hasil positif di Austria menjadi harga mati bagi Veda Ega Pratama untuk membangun modal kepercayaan diri sebelum tampil di hadapan pendukungnya sendiri.