gop-crypto.vip

MInta Rujuk, Mantan Istri Polisi di Medan DItemukan Tewas dalam Kamar Mandi

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Medan, VIVA – Kepolisian Daerah Sumatera Utara masih menyelidiki penyebab kematian seorang perempuan berinisial I (35), mantan istri anggota Polri, yang ditemukan meninggal di sebuah rumah di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Baca Juga

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Senin, mengatakan penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan Polrestabes Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan Polrestabes Medan," katanya.

Baca Juga

Ferry menjelaskan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut juga mendalami rangkaian peristiwa yang melibatkan Brigadir IH, personel Polsek Medan Sunggal.

"Permasalahannya masih didalami oleh Bid Propam, sedangkan kematian ditangani Polrestabes Medan," ujarnya.

Baca Juga

Berdasarkan informasi awal, korban datang ke rumah mantan suaminya, Brigadir IH, untuk meminta rujuk.

Setelah pulang berdinas, Brigadir IH meletakkan tas berisi senjata api dinas di atas meja sebelum beristirahat.

Saat terbangun, kata Ferry, Brigadir IH mendapati tas tersebut dalam keadaan terbuka dan senjata api dinas yang berada di dalamnya telah hilang.

Brigadir IH kemudian mencari keberadaan senjata api itu dan mengetahui korban berada di dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara, sedangkan jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk penanganan lebih lanjut.

Polda Sumut menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian korban serta rangkaian peristiwa yang terjadi. (Ant)

Tindak truk dengan mudflap yang sentuh aspal

Jangan Sepelekan Karet Belakang Truk, Gara-gara Ini Sopir Langsung Dihentikan Polisi

Polisi di Makassar tak langsung menilang sopir truk yang mudflapnya menyentuh aspal. Pengemudi diberi pilihan memperbaiki pelanggaran di tempat demi keselamatan jalan.

VIVA.co.id

3 Agustus 2026