gop-crypto.vip

Michael Carrick Mengaku Tak Tertekan setelah MU Tersingkir di Piala Liga Inggris

Hervin Saputra

| 17 September 2026, 18:34 WIB

Michael Carrick Mengaku Tak Tertekan setelah MU Tersingkir di Piala Liga Inggris

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tampak lesu setelah timnya kalah 2-3 atas Brighton & Hove Albion di putaran ketiga Piala Liga Inggris 2026-2027 di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Rabu (16/9/2026). X/StretfordEndX

AKURAT.CO, Pelatih Manchester United (MU), Michael Carrick, mengaku tidak merasa tertekan dengan ketersingkiran pasukannya di Piala Liga Inggris 2026-2027. Namun, Carrick tidak bisa menerima penampilan pasukannya dalam kekalahan tersebut.

“Di bawah tekanan? Itu sama sekali tak mengganggu saya,” kata Michael Carrick usai laga MU vs Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga Piala Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Rabu (16/9/2026), dipetik dari The Guardian.

“Saya mengerti apa yang terjadi dan bagaimana dunia bekerja. Apa yang mengganggu saya adalah memenangi pertandingan dan saya yakin kami akan melakukannya, tetapi kami harus melakukannya dengan sangat cepat.”

Michael Carrick harus menelan kenyataan pahit bahwa MU harus tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah dikalahkan Brighton dengan skor 2-3. Bukan sekadar kalah, tetapi mereka kalah di kandang setelah sempat unggul 2-0.

Baca Juga: Jelang Lawan Man City, Michael Carrick Tak Tahu Sampai Kapan Ia Bertahan di MU

Itu adalah kekalahan pertama MU di Old Trafford setelah unggul dalam 50 tahun sejak kekalahan atas Tottenham Hotspur pada 1976.

MU unggul cepat melalui Shea Lacey di menit kedelapan dan Mason Mount dua menit kemudian. Brighton membalas melalui Charalampos Kostoulas di menit ke-45+1, Pascal Gros di menit ke-65, dan Maxim De Cuyper di menit ke-70.

“Kami tidak bisa menerima (cara kami bermain) sebagai satu kelompok. Saya mengambil tanggung jawab. Penampilan menuju akhir babak kedua, itu (tanggung jawab) saya),” kata Carrick.

Sungguhpun Carrick mengaku tidak tertekan, tekanan sejatinya sudah merayap di pundaknya dengan kekalahan atas Brighton. Pasalnya, dari enam laga awal musim yang sudah bergulir, Setan Merah baru menang dua kali.

Mereka mengalahkan Ipswich Town 5-2 di pekan kedua Liga Primer Inggris 2026-2027 dan menang 4-0 atas Sabah FK pada laga pertama penyisihan Liga Champions.

Pertanyaannya kini, sampai kapan manajemen MU bisa tahan dengan kondisi ini?

Halaman:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H

H

Suntik Motivasi Srikandi Muda, 2 Legenda Juara Dunia Jepang Pimpin 'Coaching Clinic' MilkLife Soccer Challenge

John Stones Cedera Paha, Baru Bisa Bela Inter Milan setelah Jeda Internasional

Prediksi Skor Bayern vs Union Berlin 19 September 2026: Die Roten Diprediksi Menang

Cak Munir: Di Era AI, Wartawan Harus Punya Verifikasi Hati dan Perasaan

Perbedaan Pasta Gigi Fluoride dan Non Fluoride, Mana yang Lebih Baik?