Mentan minta harga pembelian telur untuk Program MBG disesuaikan
Mentan minta harga pembelian telur untuk Program MBG disesuaikan
Kamis, 15 Oktober 2026 16:24 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja di PT Widodo Makmur Unggas, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso
Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) meminta penyesuaian harga pembelian telur untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Rp26.500 per kilogram guna meningkatkan kesejahteraan peternak.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja di PT Widodo Makmur Unggas, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, mengatakan Kementan telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono terkait usulan penyesuaian harga tersebut.
"MBG kami minta telur beli Rp26.500 (per kilogram), kami sudah bicara langsung Kepala Badan Gizi Nasional, Pak Sudaryono," kata Amran.
Ia mengapresiasi langkah BGN yang telah menindaklanjuti usulan tersebut dengan menerbitkan surat edaran (SE) terkait penyesuaian harga pembelian bahan pangan untuk program MBG, khususnya komoditas telur ayam.
"Beliau (Sudaryono) sudah mengirim surat edaran, tapi ada yang tidak patuh," ujarnya.
Menurut Amran, masih ditemukan telur ayam dari peternak yang dibeli dengan harga rendah untuk memenuhi kebutuhan Program MBG, yakni berkisar Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kementan kembali berkoordinasi dengan BGN dan akan menurunkan satuan tugas (satgas) untuk menindaklanjuti persoalan ketidakpatuhan terhadap ketentuan harga pembelian telur.
"Kami bicara lagi kemarin, ternyata ada tidak patuh membeli, tetap dibeli dengan murah Rp20 ribu hingga Rp21 ribu. Itu tidak boleh terjadi, nanti Satgas turun, ini enggak benar," katanya.
Selain berkoordinasi dengan BGN, Kementan berupaya mempercepat pelaksanaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Pakan untuk membantu peternak unggas mandiri atau skala kecil.
"Pakan yang ada di pulau, SPHP diturunkan segera," ujarnya.
Kementan juga memperkuat penyediaan bahan baku dan ekosistem pakan ternak nasional untuk mendukung peternak serta menjaga stabilitas harga melalui penyediaan pakan oleh ID FOOD yang bersumber dari pemerintah.
"Itulah tujuan pemerintah kehadiran ID FOOD. Nah, ini menguntungkan peternak," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementan minta harga pembelian telur untuk Program MBG disesuaikan
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026