Menperin tekankan penataan SDM di kawasan industri Gresik
Gresik (ANTARA) - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya penataan sumber daya manusia (SDM) oleh pemerintah daerah agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri, khususnya di Gresik.
"Kalau di PT Xinyi Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial & Port Estate atau KEK JIIPE ini serapan tenaga kerja lokalnya mencapai 70 persen," katanya kepada wartawan usai memantau operasional PT Xinyi Glass Indonesia di KEK JIIPE, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat.
Menurutnya serapan tenaga kerja lokal bisa lebih ditingkatkan lagi.
Menperin Sarmuji bahkan meyakini bisa mencapai 100 persen jika pemerintah daerah menyiapkan tenaga kerja kompeten sesuai dengan yang dibutuhkan industri di KEK JIIPE Gresik.
"Kita harapkan progres serapan tenaga kerja lokal makin baik," ujarnya.
Baca juga: Menperin: JIIPE berkontribusi tingkatkan aktivitas ekonomi Gresik
Sarmuji mengungkapkan daya dukung tenaga kerja sangat signifikan terhadap daya saing suatu produk.
"Jadi semakin produktif tenaga kerja dan kompeten, itu akan semakin mendukung produktivitas dari sebuah pabrik dan akan menentukan daya saing secara internasional," tuturnya.
Selain menyerap tenaga kerja lokal, keberadaan KEK JIIPE yang baru beroperasi selama sekitar empat tahun terakhir dinilai telah mendongkrak perekonomian daerah Kabupaten Gresik.
Salah satu perusahaan yang dikunjungi Menperin Sarmuji di KEK JIIPE adalah produsen berbagai jenis kaca PT Xinyi Glass Indonesia.
Produk-produknya tercatat telah diekspor ke sebanyak 45 negara sehingga berkontribusi besar terhadap pemasukan negara.
Baca juga: Pemerintah dorong KEK Kura-Kura Bali jadi pusat pengembangan AI
Perusahaan asal Hong Kong ini bahkan menggunakan bahan baku mencapai 80 persen dari dalam negeri.
"Hanya sekitar 20 persen bahan bakunya yang masih belum mampu diperoleh dari dalam negeri," ucap Sarmuji.
Sekitar 20 persen bahan baku produk kaca yang masih didatangkan dari luar negeri itu salah satunya adalah soda ash atau natrium karbonat.
Menperin Sarmuji mengungkapkan PT Petrokimia Gresik belum lama lalu telah mendirikan pabrik soda ash.
"Saya akan komunikasikan dengan PT Petrokimia Gresik jika pabrik soda ash-nya telah beroperasi nanti agar bisa diserap oleh produsen kaca PT Xinyi," katanya.
Pewarta: Willi Irawan/Hanif Nashrullah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.