Menperin Klaim Mobil Produksi RI yang Diekspor Kantongi 60% TKDN
Jakarta -
Industri otomotif Indonesia tidak hanya memproduksi kendaraan untuk pasar dalam negeri. Beberapa pabrikan otomotif juga melakukan ekspor mobil buatan Indonesia ke puluhan negara di dunia. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mobil yang diproduksi di Indonesia pun diklaim tinggi.
Dalam raker Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Perindustrian baru-baru ini, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay menyoroti Indonesia yang berpuluh-puluh tahun menjadi pasar otomotif besar. Pabrikan otomotif dari berbagai negara berbondong-bondong memasarkan kendaraannya di Indonesia.
"Indonesia ini kan sudah memang pasarnya mobil. Sudah berpuluh-puluh tahun. Saya katakan negara lah ya, Jepang, Korea, bahkan negara-negara Eropa jual sini. Bahkan Amerika juga dulu jual ke sini," kata Saleh Daulay.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lihat nih Presiden menginginkan kita ini menciptakan industri betul-betul industri otomotif yang kalau bisa bukan hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi memang kita jual ke pasar global," ujarnya.
Menurutnya, menjadi sebuah kebanggaan bagi Indonesia jika ada mobil buatan dalam negeri bisa dinikmati negara lain. "Saya rasa-rasanya bangga banget kalau ketemu mobil Indonesia dipakai di katakanlah di Eropa lah. Negara pinggirnya saja, nggak usah ke Inggris lah, pinggir mana gitu di Eropa gitu. Ada buatan Indonesia jalan di situ kan bangga, Pak.Itu belum dapat duit kita itu. Itu kan duitnya perusahaan sini misalnya, tapi ada mobil Indonesia bisa bergerak di sana," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, ekspor mobil buatan Indonesia menunjukkan tren positif. Menurutnya, ekspor kendaraan menjadi salah satu penopang industri otomotif Indonesia.
"Memang pasar ekspor kita belum banyak segmen dari EV, masih segmen dari ICE. Tapi yang menjadi catatan bahwa produk-produk yang diekspor dari apa yang diproduksi kita itu hampir sebagian besar memiliki TKDN di atas 60 persen. Jadi merek boleh apa, tapi sebetulnya nilai TKDN mereka yang mobil2 atau kendaraannya diekspor itu sudah 60 persen nilai TKDN-nya, bahkan di atas 60 persen," ujar Agus dalam kesempatan yang sama.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, ekspor mobil buatan Indonesia dari Januari sampai Juli 2026 mencapai 293.547 unit. Angka ekspor mobil tersebut naik 3,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun pabrikan yang rajin mengekspor mobil buatan Indonesia antara lain Toyota, Daihatsu, Mitsubishi Motors, Hyundai, Suzuki, Honda, Isuzu, Wuling, hingga Hino.
(rgr/din)