Menkum Supratman Ungkap Dicaci Maki Publik soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Padahal Bukan Kewenangannya
Sabtu, 26 September 2026 - 00:10 WIB
Jakarta, VIVA – Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas yang disebut berstandar apartemen di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, ikut membuat Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjadi sasaran kritik publik.
Baca Juga
Supratman mengaku menerima banyak pengaduan hingga caci maki terkait polemik tersebut. Namun, dia memilih tidak mempermasalahkannya dan langsung berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bahkan di acara ini, pengaduan dan komentarnya banyak mengarah ke permasalahan tersebut. Saya tidak perlu marah," ucap Supratman dalam acara Pasti Ada Solusi, di Jakarta, dikutip Sabtu, 26 September 2026.
Baca Juga
Menurut Supratman, persoalan pemasyarakatan bukan berada di bawah kewenangan Kementerian Hukum. Meski demikian, dia merasa tetap memiliki tanggung jawab karena Kementerian Hukum dan kementerian/lembaga lainnya berada dalam satu pemerintahan.
Setelah banyak menerima aduan, Supratman mengaku langsung menghubungi Agus Andrianto. Dalam komunikasi tersebut, dia meminta penjelasan mengenai langkah yang sudah dilakukan maupun yang akan ditempuh untuk menangani temuan di Lapas Cibinong.
Baca Juga
Supratman menilai Menteri Imipas sejauh ini telah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki tata kelola di bidang imigrasi dan pemasyarakatan.
Dia juga menyebut Agus sedang menangani persoalan yang muncul di Lapas Cibinong dan akan menyampaikan hasilnya kepada publik.
"Itu yang kejadian terakhir. Jadi sekadar pengumuman bahwa di acara Pasti Ada Solusi episode ini komentarnya semua terkait hal tersebut," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, temuan Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, ternyata bukan hanya soal hunian dengan fasilitas layaknya apartemen.
Di kawasan tersebut, Ombudsman juga menemukan proyek pembangunan simulator golf, fasilitas gym, hingga dua mobil mewah. Temuan itu terungkap saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kompleks Lapas Cibinong.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemeriksaan tersebut bahkan sempat diwarnai aksi saling dorong dengan petugas lapas. Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan mengatakan, tim awalnya menanyakan area di balik pagar kompleks lapas kepada petugas.
Saat itu, area tersebut disebut sebagai lokasi rumah dinas kepala lapas. Namun, setelah masuk dan melakukan pemeriksaan, Ombudsman justru menemukan sejumlah bangunan lain.
Halaman Selanjutnya
”Kami menemukan beberapa lokasi hunian di lapas yaitu berupa bangunan yang terlihat seperti homestay, yang terdiri dari seperti ada dinding seng cat warna biru. Kemudian juga terdapat rumah seperti klaster,” kata dia, Kamis, 24 September 2026.