gop-crypto.vip

Menhut memastikan penguatan operasi pemadaman karhutla di Kalsel - ANTARA News Kalimantan Selatan

Martapura (ANTARA) - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengecek atau memastikan penguatan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel, setelah pemerintah melakukan pengerahan pasukan darat dan tambahan dukungan operasi udara.

"Penanganan karhutla diarahkan sesuai dengan titik lokasi berdasarkan pemantauan perkembangan titik panas di sejumlah wilayah Kalsel," kata dia di Martapura, Minggu.

Saat mengecek penanganan lahan terbakar di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Menhut mengatakan operasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, serta dukungan water bombing dari BNPB.

“Kita koordinasikan bagaimana kemudian pasukan darat dan juga water bombing ke tempat-tempat yang memang sangat perlu,” katanya.

Menhut menyampaikan BNPB akan mendatangkan satu helikopter tambahan dari Riau untuk membantu penanganan karhutla di Kalsel.

Pengalihan dukungan dari Riau dilakukan karena kondisi karhutla di wilayah tersebut relatif lebih terkendali.

“Riau alhamdulillah angkanya lebih rendah lagi, jadi kita pinjam dulu sementara dari teman-teman untuk penambahan water bombing di Kalsel," tambah Menhut.

Sebelumnya data Sipongi milik Kementerian Kehutanan menunjukkan jumlah hotspot pada 21 Agustus mencapai 157 titik, kemudian turun menjadi 11 titik pada Sabtu (22/8) malam pukul 22.00 Wita.

Namun berdasarkan pemantauan Minggu (23/8) pagi pukul 06.00 Wita, jumlah hotspot kembali meningkat menjadi 44 titik di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten HSS, dan Kabupaten Tapin.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhut memastikan penguatan operasi pemadaman karhutla di Kalsel

Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.