Menhub: Penumpang Batal Terbang Akibat Erupsi Berhak Refund 100 Persen
Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Perhubungan menginstruksikan seluruh maskapai penerbangan untuk menjamin pemenuhan hak-hak penumpang yang terdampak penutupan operasional delapan bandara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pemerintah memastikan calon penumpang yang penerbangannya dibatalkan berhak menerima pengembalian dana tiket (refund) secara utuh sebesar 100 persen maupun opsi penjadwalan ulang.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa seluruh operator penerbangan wajib memfasilitasi pilihan penumpang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mengaku belum menerima laporan resmi mengenai jumlah klaim yang telah diproses, Menhub menekankan bahwa jaminan pelayanan harus tetap menjadi prioritas utama para pengelola maskapai.
Pilihan Redaksi
- Banyak Bandara Ditutup, Ini Bahaya Abu Vulkanik untuk Pesawat
- Penutupan 4 Bandara Diperpanjang, Soetta dan Halim hingga 18.00 WIB
- Penumpang Garuda Batal Terbang Imbas Erupsi Bisa Refund dan Reschedule
Kepastian mengenai skema ganti rugi tersebut dipertegas oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa. Ia mengonfirmasi bahwa kebijakan pengembalian penuh sebesar 100 persen berlaku bagi seluruh penerbangan yang dibatalkan akibat kondisi darurat abu vulkanik.
Kebijakan ini diterapkan agar masyarakat tidak dirugikan secara finansial saat menghadapi pembatalan perjalanan yang disebabkan oleh faktor keselamatan penerbangan.
Seperti dilansir Antara, maskapai diwajibkan memberikan informasi pengalihan jadwal atau pembatalan secara langsung kepada setiap penumpang.
Selanjutnya, calon penumpang diberikan kebebasan penuh untuk memutuskan apakah akan melanjutkan perjalanan melalui rute alternatif atau membatalkan penerbangan sepenuhnya.
Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama masa penutupan, Kementerian Perhubungan bersama pengelola bandara menyiapkan lima bandara alternatif sebagai titik pendaratan maupun lepas landas darurat.
Lokasi pengganti yang disiapkan mencakup Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), serta Bandara Adi Soemarmo di Solo.
Sebagai langkah penunjang, pemerintah berkolaborasi dengan InJourney Airports untuk menyediakan moda transportasi darat bebas biaya. Armada bus dan kereta api gratis dikerahkan khusus untuk mengantar penumpang yang mengalami pengalihan rute dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju lokasi bandara alternatif yang telah ditetapkan.
Penghentian sementara operasional dilakukan menyusul tingginya risiko sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap mesin pesawat. Hingga Minggu (6/9) malam, tercatat ada delapan bandara yang masih ditutup total untuk aktivitas penerbangan komersial maupun perintis.
Wilayah terdampak mencakup dua gerbang udara utama ibu kota dan sekitarnya, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta.
Selain itu, penutupan juga diberlakukan di Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatra Selatan.
(wiw)