gop-crypto.vip

Menekraf tegaskan peran generasi muda jadikan budaya kekuatan ekonomi - ANTARA News Ambon, Maluku

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan peran generasi muda dalam mengubah budaya, kreativitas dan teknologi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru.

Menurut Riefky, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi yang tidak hanya memperkuat perekonomian daerah, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

“Energi perubahan bangsa kerap hadir melalui tangan-tangan generasi muda yang berdaya cipta dan menciptakan inovasi strategis yang dapat berkontribusi pada perekonomian daerah serta menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif,” kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Besarnya potensi tersebut tercermin dari struktur tenaga kerja sektor ekonomi kreatif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Ekonomi Kreatif, sekitar 63 persen atau 17,26 juta dari 27,40 juta tenaga kerja ekonomi kreatif nasional merupakan generasi Z dan milenial.

Potensi generasi muda tersebut tersebar di 21 subsektor ekonomi kreatif yang terbagi dalam empat klaster, yakni kreativitas seni dan budaya, kreativitas desain, kreativitas teknologi dan digital, serta kreativitas media.

Karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghubungkan gagasan generasi muda dengan program yang dapat menghasilkan karya, membuka lapangan kerja dan menciptakan usaha baru.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Yayasan Kartini Heritage Center. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas konsep The Legacy Relay 2026 sebagai salah satu wadah untuk mendorong generasi muda menerjemahkan gagasan menjadi karya dan aksi nyata.

“Audiensi antara Kementerian Ekraf dan Kartini Heritage Center ini berfokus pada integrasi peran pemuda ke dalam program strategis nasional berbasis daerah. Kita akan diskusikan lebih lanjut dengan direktorat terkait mengenai apa yang bisa dikolaborasikan bersama,” ujar Riefky.

The Legacy Relay 2026 akan digelar dalam momentum Sumpah Pemuda melalui The Legacy Relay 2026 Special Sumpah Pemuda Forum dengan mengangkat pertanyaan utama “What Will Our Generation Leave Behind?”.

Forum tersebut akan mempertemukan sekitar 200 peserta lintas generasi untuk menggali dan meneruskan nilai perjuangan tiga tokoh nasional Indonesia, yakni Mohammad Hatta, R.A. Kartini, dan B.J. Habibie.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang melalui konsep “200 Voices – 200 Letters – 28 Selected Ideas – 1 Book – 3 First Actions”. Para pemuda, profesional, akademisi dan kreator akan didorong untuk berdialog, menuangkan gagasan, serta mengembangkan gagasan tersebut menjadi karya dan aksi nyata.

Riefky mengatakan kolaborasi tersebut juga dapat dikaitkan dengan penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026 dengan tema Inclusively Creative: Collective Continuity.

“Karena kegiatan The Legacy Relay 2026 bersamaan dengan penyelenggaraan WCCE 2026, kita dapat mengomunikasikannya lebih lanjut untuk melihat peluang kolaborasi dengan kegiatan WCCE,” katanya.

Ketua Pengurus Yayasan Kartini Heritage Center Joddy Mulyasetya Putra mengapresiasi peluang kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurut dia, dukungan terhadap ekonomi kreatif diperlukan untuk mendorong berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kemandirian ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Menteri yang melihat potensi yayasan kami serta memberikan wadah dan peluang kesempatan berkolaborasi untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap ekonomi kreatif bisa terus mendukung kami karena ke depan banyak sekali kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kemandirian ekonomi,” ujar Joddy.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menekraf tegaskan peran generasi muda jadikan budaya kekuatan ekonomi

Pewarta: Fitra Ashari
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.