Mencari Suasana Bali yang Lebih Teduh? Deretan Destinasi Ubud Ini Bisa Jadi Pilihan
Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:02 WIB
VIVA – Bali tidak selalu identik dengan pantai, keramaian, dan kawasan wisata yang padat. Jika mencari suasana yang lebih hijau dan tenang, Ubud di Kabupaten Gianyar bisa menjadi pilihan. Kawasan ini dikenal dengan perpaduan alam, budaya, persawahan, dan kehidupan tradisional Bali.
Baca Juga
Situs resmi Indonesia Travel menyebut Ubud sebagai salah satu destinasi yang menawarkan suasana asri dengan hutan, perbukitan, serta hamparan sawah. Kondisi tersebut membuat Ubud memiliki karakter berbeda dibandingkan kawasan pesisir Bali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berikut VIVA telah merangkum Kamis, (01/10/2026), ada beberapa destinasi yang bisa dimasukkan ke dalam rencana perjalanan.
Baca Juga
1. Sawah Terasering Tegallalang
Jika ingin menikmati lanskap hijau, Sawah Terasering Tegallalang menjadi salah satu tempat yang patut dikunjungi. Persawahan ini tersusun mengikuti kontur perbukitan dan memanfaatkan sistem irigasi tradisional Bali, yaitu subak.
Baca Juga
Wisatawan dapat berjalan di sekitar area persawahan yang terbuka untuk pengunjung sambil menikmati pemandangan lembah hijau. Indonesia Travel menyebut suasana Tegallalang cocok sebagai penyegar dari aktivitas sehari-hari yang padat.
Namun, perlu diluruskan bahwa Tegallalang Rice Terrace bukan berarti seluruh kawasan tersebut merupakan situs UNESCO. UNESCO menetapkan lanskap budaya Provinsi Bali yang berkaitan dengan sistem subak sebagai Warisan Dunia pada 2012, dengan beberapa kawasan yang termasuk di dalamnya.
2. Monkey Forest Ubud
Destinasi berikutnya adalah Monkey Forest Ubud atau Mandala Suci Wenara Wana. Kawasan ini bukan sekadar tempat melihat monyet, tetapi juga cagar alam, kawasan konservasi, sekaligus kompleks pura.
Menurut Indonesia Travel, Monkey Forest memiliki luas sekitar 12,5 hektare dan menjadi habitat lebih dari 1.200 kera ekor panjang Bali. Kawasan tersebut juga memiliki sekitar 115 spesies pohon serta sejumlah pura yang memiliki fungsi keagamaan bagi masyarakat setempat.
Wisatawan dapat berjalan melalui jalur yang tersedia sambil menikmati suasana hutan yang rindang. Karena merupakan kawasan sakral dan habitat satwa semi-liar, pengunjung juga perlu mengikuti aturan pengelola selama berada di dalam area.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Sangeh Monkey Forest
Alternatif lainnya adalah Sangeh Monkey Forest. Kawasan ini menawarkan hutan tropis yang lebat serta Pura Bukit Sari yang memiliki nilai sejarah.
Halaman Selanjutnya
Indonesia Travel menggambarkan Sangeh sebagai tempat yang menawarkan suasana sejuk dan relatif tenang. Jalur setapak di dalam hutan memungkinkan wisatawan menikmati lingkungan hijau sekaligus mengamati monyet yang hidup di kawasan tersebut.