Megawati Kritik Menu MBG: Mbok Ada Rendang Sekali-kali
Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:03 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengkritik menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai hanya itu-itu saja.
Baca Juga
Megawati pun mengusulkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar menu MBG dibuat lebih variatif, salah satunya yaitu rendang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal itu disampaikan Megawati saat berpidato dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II: Masa Reses dan Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan (BPUPK) 10 s.d. 17 Juli 1945 yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Senin, 10 Agustus 2026.
Baca Juga
“Ini saya bilang pada Pak Prabowo urusan MBG, saya bilang sebagai Ibu loh. Saya sama beliau itu temenan udah jaman dulu. Mas, makanannya saya lihat kok itu-itu aja toh yo. Lho mbok ya kan daerah kita nih macem-macem ya, mbok ada rendang sekali-kali,” kata Megawati, dikutip dari YouTube BPIP, Rabu, 12 Agustus 2026.
Megawati mengatakan, keberagaman daerah di Indonesia seharusnya dapat tercermin dalam makanan yang disajikan lewat MBG.
Baca Juga
Sejauh ini, dia menilai bahwa menu makanan MBG masih terlalu monoton.
“Bener dong kan cuma itu-itu aja toh?” tutur dia.
Megawati juga menyinggung persoalan stunting pada anak-anak di Indonesia. Dia mengingatkan para ibu-ibu agar lebih memperhatikan kebutuhan anaknya.
“Sekarang ini kan anak-anak banyak yang dirundung. Saya sampai mikir Ibu-Ibunya ke mana ya?” kata Megawati.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lebih lanjut, Megawati kemudian menyinggung kebiasaan sebagian ibu yang menurutnya terlalu memperhatikan penampilan.
“Dulu kalau kalau di partai saya saya bilangnya udah Bu Ibu enggak usah dandan deh pakai glowing-glowing kayak gitu. Lupa deh anaknya mestinya kan dibuat stuntingnya hilang,” pungkasnya.
Kepala BGN Tegas: MBG Tak Layak Dimakan, Jangan Dipilih Lauknya tapi Kembalikan Semua
Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa MBG yang tidak layak jangan dikonsumsi. Seluruh makanan yang tidak layak harus dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa.
VIVA.co.id
12 Agustus 2026