Megawati Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah Perjuangan Bangsa
AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Menurutnya, kemerdekaan Indonesia diraih melalui pengorbanan besar para pahlawan yang rela mempertaruhkan jiwa dan raga.
Pesan tersebut disampaikan Megawati saat meresmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).
Presiden ke-5 RI itu menilai sebagian generasi muda mulai melupakan makna perjuangan yang melahirkan kemerdekaan Indonesia.
"Saya sekarang berdiri di sini ingin menebarkan suara saya, bukan hanya kepada seluruh rakyat Indonesia, tetapi juga kepada anak muda, bahwa kamu dapat menjadi seperti ini, itu karena banyak sekali pengorbanan dari para pejuang kita," kata Megawati.
Megawati mengenang masa kecilnya yang dekat dengan para pejuang kemerdekaan. Pengalaman itu, menurutnya, membuat ia memahami makna semboyan "Merdeka atau Mati".
"Kalau kita tidak merdeka di dalam perjuangan itu, maka lebih baik kita mati syahid," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengunjungi taman makam pahlawan untuk memahami besarnya pengorbanan para pejuang yang gugur demi kemerdekaan, termasuk mereka yang dimakamkan tanpa identitas.
Baca Juga: Megawati ke TNI-Polri: Jangan Ulangi Tragedi Kudatuli, Aparat Harus Lindungi Rakyat
"Hai rakyatku, di mana pun kalian berada yang saya cintai, ingat! Coba kalian pergi ke Taman Pahlawan, di sana banyak bertebaran nisan-nisan tidak bernama," katanya.
Megawati menegaskan Indonesia dibangun dengan darah, air mata, dan keringat para pejuang.
Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai perjuangan dan cita-cita bangsa.
"Kalau anak-anak muda sampai melupakan, di manakah kalian tempat berpijak? Republik Indonesia ini dibangun dengan air mata, darah, dan keringat. Camkan!" tegasnya.