gop-crypto.vip

Media: Delegasi Oman kunjungi Iran bahas Selat Hormuz - ANTARA News Gorontalo

Teheran (ANTARA) -

Delegasi diplomatik dari Oman tiba di Teheran untuk merundingkan mekanisme pelayaran melalui Selat Hormuz, demikian dilaporkan stasiun televisi Al-Alam, Jumat (24/7) dengan mengutip sejumlah sumber.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) sebelumnya mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga intervensi Amerika Serikat di kawasan berakhir. IRGC juga menyatakan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintas.

Menanggapi kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Muscat pada 11 Juli, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa Iran dan Oman telah sepakat untuk melanjutkan konsultasi mengenai situasi di Selat Hormuz.

Menurut Baghaei, pengaturan tata kelola Selat Hormuz pada masa mendatang harus ditentukan melalui konsultasi antara Iran dan Oman dengan mempertimbangkan situasi dalam beberapa bulan terakhir serta tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman pada malam 18 Juni yang mengatur penghentian konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, militer Amerika Serikat telah melancarkan sejumlah serangan terhadap Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/Centcom) menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons terhadap tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Militer Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah serta menuduh Washington melanggar perjanjian gencatan senjata. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut tidak berlaku lagi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Media: Delegasi Oman tiba di Teheran bahas isu Selat Hormuz

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.