MedcoEnergi Cetak Produksi Migas 170 Mboepd, Naik Hingga 19 Persen
Lukman Nur Hakim Akurat.co
| 9 September 2026, 18:09 WIB

MedcoEnergi mencatat produksi migas 170 mboepd pada semester I-2026, naik 19%. Perseroan mempertahankan target produksi 165-170 mboepd tahun ini. - Dok. MedcoEnergi
AKURAT.CO PT Medco Energi Internasional Tbk, mencatatkan produksi Minyak dan Gas mencapai 170 mboepd pada semester I-2026, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan mempertahankan panduan 2026 untuk produksi Minyak & Gas sebesar 165–170 mboepd dan belanja modal Minyak & Gas sebesar USD415 juta.
Pada kuartal pertama 2026, MedcoEnergi membukukan pendapatan sebesar USD668,3 juta, meningkat 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: RUPST Setujui Dividen MedcoEnergi USD87 Juta untuk Pemegang Saham
EBITDA meningkat 5,7% menjadi USD351,1 juta, sementara laba bersih meningkat 282,3% menjadi USD67,4 juta.
Direktur dan Chief Operating Officer MedcoEnergi, Amri Siahaan, mengatakan, pihaknya akan tetap fokus pada pencapaian target operasional, disiplin biaya dan pengelolaan neraca yang sehat.
“Kami akan terus mengembangkan aset-aset inti dan menjalankan pertumbuhan secara disiplin untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan,” kata Amri, Rabu (9/9/2026).
Di bisnis ketenagalistrikan, Medco Power mencatat penjualan listrik sebesar 2.323 GWh pada semester pertama 2026, meningkat 16,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan sejalan dengan panduan 2026 sebesar 4.550 GWh.
Porsi kapasitas terpasang energi terbarukan mencapai 26%, dan tetap berada pada kisaran target jangka panjang perusahaan.
Baca Juga: MedcoEnergi dan Kebangkitan Suyanto Petani Semangka Muba
MedcoEnergi mempertahankan momentum pertumbuhan melalui disiplin operasional atas eksekusi proyek-proyek utama yang mendukung produksi saat ini sekaligus memperkuat basis pertumbuhan masa depan.
Senoro Phase 2A telah beroperasi penuh pada Juni 2026, Bualuang Renewal Plan Phase I mulai berproduksi pada kuartal kedua 2026, sementara pengembangan Sakakemang terus berjalan menuju produksi gas pertama yang ditargetkan pada kuartal ketiga 2027.