gop-crypto.vip

Medali perak pupuk kepercayaan diri Amri/Nita bersaing di level atas

Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Ganda campuran bulu tangkis Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, menyebut keikutsertaan mereka di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 turut menumbuhkan rasa percaya diri mereka dalam peta persaingan pemain papan atas.

Amri/Nita yang kini bertengger di peringkat ke-17 BWF, siap menatap persaingan turnamen bulu tangkis di masa mendatang, berbekal perolehan medali perak di Asian Games 2026.

"Menurut saya ini bisa meyakinkan diri kami, kalau kami bisa bersaing di level mereka. Mungkin tinggal perubahan-perubahan pola yang harus kami pelajari dengan cepat," ungkap Amri di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Selasa.

Baca juga: Amri/Nita sumbang medali perak Asian Games 2026

Pada ajang kompetisi olahraga multicabang terbesar di Asia ini, Amri/Nita diturunkan Kontingen Indonesia untuk berlaga pada nomor ganda campuran.

Kendati menjadi debutan dalam level Asian Games, namun Amri/Nita mampu membuktikan kualitasnya dan menjadi andalan Merah Putih. Mereka mampu melaju hingga partai puncak, menyingkirkan sejumlah lawan-lawan sulit.

Termasuk ganda campuran peringkat satu dunia Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping asal China, yang dikalahkan pasangan Indonesia di babak semifinal.

Baca juga: Amri/Nita tuai pelajaran setelah sukses capai final Asian Games

Kemenangan tersebut begitu berarti bagi Amri/Nita, yang sebelumnya menelan kekalahan lima kali berturut-turut dari Feng/Huang di ajang BWF.

"Ini berarti sekali buat kami berdua, menambah kepercayaan diri kami. Juga harapannya ini menjadi jalan untuk menaikkan ganda campuran lagi lah," kata Nita menambahkan.

Dengan hasil pertandingan pada partai pertama tersebut, cabang olahraga bulu tangkis Indonesia menyumbangkan medali perak yang pertama.

Bulu tangkis Indonesia masih berpeluang membawa satu medali emas, melalui penampilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada partai keempat, melawan Liang Weikeng/Wang Chang asal China.

Baca juga: Amri/Nita naik ke posisi 15 dunia usai raih perunggu Kejuaraan Dunia

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.