gop-crypto.vip

Masyarakat Bartim diminta beri masukan terhadap penyusunan RDTR

Masyarakat Bartim diminta beri masukan terhadap penyusunan RDTR

Rabu, 7 Oktober 2026 16:27 WIB

Image Print

Bupati Barito Timur M Yamin. ANTARA/HO.

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin meminta sekaligus mengajak masyarakat di kabupaten setempat, terkhusus di Kecamatan Raren Batuah, Dusun Tengah dan Pematang Karau, memberikan masukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

"Ajakan itu karena masyarakat merupakan pihak yang paling memahami kondisi wilayah, termasuk pola pemanfaatan ruang, potensi yang dapat dikembangkan, berbagai persoalan, serta kawasan yang perlu mendapat perhatian dan perlindungan," kata Yamin di Tamiang Layang, Rabu.

Menurut orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu, masukan masyarakat penting agar RDTR yang dihasilkan realistis, operasional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mampu memberikan kepastian bagi pembangunan daerah.

Dia mengatakan, selain melibatkan masyarakat, seluruh perangkat daerah yang terlibat secara terintegrasi dan lintas sektor, agar RDTR dapat menjadi instrumen pembangunan semakin efektif.

"Jangan sampai masing-masing sektor berjalan sendiri-sendiri," tegasnya.

Bagi Bupati Bartim itu, perencanaan ruang harus menjadi titik temu berbagai kepentingan pembangunan sehingga kebijakan mengenai infrastruktur, pertanian, lingkungan hidup, permukiman, ekonomi, investasi, transportasi, kebencanaan, sosial, dan budaya dapat saling mendukung.

Untuk itu, dia pun menekankan pentingnya keterkaitan RDTR dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Termasuk pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dengan mengabaikan dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Sebaliknya, aspek lingkungan juga tidak boleh dipandang sebagai penghambat pembangunan.

Baca juga: Bupati Bartim: RDTR harus menjawab kebutuhan masyarakat

"Yang harus kita bangun adalah keseimbangan. Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan harus berjalan bersama," demikian Yamin.

Sebelumnya, Pemkab Bartim mengadakan Focus Group Discussion (FGD) I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Wilayah Bartim.

Kegiatan itu dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, instansi vertikal, Forum Penataan Ruang Daerah, akademisi, tokoh masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, Dewan Adat Dayak, kelompok tani, Karang Taruna serta tim konsultan penyusun materi teknis dan Rancangan Perkada RDTR Kabupaten Barito Timur.

Baca juga: OPD di Bartim diminta mempercepat mengungah MCSP-RBS

Baca juga: Pemkab Bartim daftarkan Bhabinkamtibmas sebagai Agen Perlinsos

Baca juga: Bupati Bartim: Dunia usaha harus ambil bagian dalam pembangunan daerah

Pewarta : Cakre (*
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.