gop-crypto.vip

Mahasiswa ULM praktek suntik gambut dengan cairan surfaktan inovasi Polda Kalsel - ANTARA News Kalimantan Selatan

Hari ini mahasiswa menyaksikan langsung bagaimana petugas gabungan dari Polda Kalsel, Korem 101/Antasari dan BPBD melakukan pemadaman di lahan terbakar

Banjarbaru (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mempraktekkan metode suntik gambut cairan surfaktan inovasi Polda Kalimantan Selatan saat kampus menerjunkan puluhan kelompok mahasiswa melaksanakan kuliah lapangan dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

"Hari ini mahasiswa menyaksikan langsung bagaimana petugas gabungan dari Polda Kalsel, Korem 101/Antasari dan BPBD melakukan pemadaman di lahan terbakar," kata Prof Rahmida Erliyani, dosen yang mendampingi mahasiswa, Senin.

Berlokasi di Jalan Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru tempat api membakar lahan cukup luas, para mahasiswa pun ikut merasakan bagaimana memadamkan api.

Secara bergantian, mahasiswa memegang selang untuk menyemprotkan air ke titik-titik api di lahan gambut itu.

Kemudian melihat bagaimana inovasi cairan surfaktan yang diracik Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel dapat mendinginkan gambut yang terbakar di dalam tanah. 

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan sebagai dosen tamu memberikan penjelasan kepada mahasiswa. (ANTARA/Firman)

Rahmida berharap dengan terjun ke lapangan langsung maka mahasiswa bisa lebih terbuka melihat fakta jika memadamkan lahan terbakar sangatlah sulit terlebih jenis tanah gambut.

Kemudian dari hasil kuliah lapangan itu, mahasiswa juga melakukan observasi yang nantinya dituangkan dalam bentuk laporan pada mata kuliah pengantar lingkungan lahan basah.

"Apa yang menjadi temuan mahasiswa di lapangan ini nantinya bisa menjadi materi seminar nasional berkaitan lingkungan," tambah Guru Besar Fakultas Hukum yang juga menjabat Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM ini.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan foto bersama mahasiswa dan tim dosen pendamping. (ANTARA/Firman)

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan mengakui kehadiran mahasiswa tentu sangat positif untuk edukasi sehingga bisa menjadi agen penyampaian sosialisasi ke masyarakat luas tentang bahayanya karhutla.

"Saatnya mahasiswa bisa mengedukasi masyarakat agar tidak membakar lahan karena dampak lingkungannya sangat fatal termasuk bencana kesehatan kabut asap," kata  kapolda.

Yudha juga mengapresiasi semangat sivitas akademika ULM secara keseluruhan dalam kepeduliannya terhadap penanggulangan karhutla.

"Kami juga banyak dibantu para pakar lingkungan lahan basar dari ULM untuk bersama-sama mencari cara terbaik untuk pemadaman di tanah gambut," ujarnya.

Mahasiswa ULM menikmati sajian di kendaraan dapur lapangan milik Satuan Brimob Polda Kalsel. (ANTARA/Firman)

Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan suasana keakraban melalui makan bersama mahasiswa dan seluruh petugas gabungan di kendaraan dapur lapangan milik Brimob Polda Kalsel di Posko Pantau Pengayuan.

Melalui kolaborasi bersama Pusat Studi Kepolisian ULM dan mahasiswa, Polda Kalsel tidak hanya memfokuskan aksi pada pemadaman darat tetapi juga membangun sinergi edukasi masyarakat dan riset bersama untuk pengembangan inovasi pencegahan karhutla di masa mendatang.

Pewarta: Firman
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.