Lindungi Anak dari Penyakit Menular, BIAS 2026 Dimulai
Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan, Banten, sebagai bagian dari upaya meningkatkan cakupan imunisasi bagi anak usia sekolah. Kegiatan putaran pertama digelar di SDN Rawa Buntu 03, Rabu (5/8/2026).
Pada pelaksanaan perdana tersebut, sebanyak 144 siswa mengikuti program imunisasi. Sasaran vaksinasi terdiri atas siswa kelas 1 yang menerima imunisasi campak-rubela (MR) serta siswi kelas 5 dan 6 yang memperoleh vaksin human papillomavirus (HPV) untuk membantu mencegah kanker leher rahim di kemudian hari.
Pelaksanaan BIAS tahun ini menjadi putaran pertama yang digelar di Kota Tangerang Selatan sepanjang Agustus 2026.
Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai sekolah dasar negeri maupun swasta dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menargetkan pemberian vaksin HPV kepada 22.738 siswi selama Agustus 2026. Selain itu, sebanyak 27.880 siswa dan siswi menjadi sasaran imunisasi campak-rubela yang akan diberikan secara bertahap sesuai jadwal pelaksanaan di masing-masing sekolah.
Program BIAS merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memastikan anak-anak usia sekolah memperoleh imunisasi lengkap sesuai jadwal. Selain memberikan perlindungan terhadap penyakit menular, pelaksanaan imunisasi di lingkungan sekolah juga diharapkan mampu meningkatkan cakupan vaksinasi secara merata.
Imunisasi campak-rubela bertujuan melindungi anak dari penyakit campak dan rubela yang dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak dicegah. Sementara itu, vaksin HPV diberikan sebagai langkah pencegahan dini terhadap infeksi human papillomavirus, penyebab utama sebagian besar kasus kanker leher rahim.
Pelaksanaan imunisasi dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan tetap menerapkan prosedur pelayanan yang aman. Sebelum menerima vaksin, setiap siswa menjalani pemeriksaan singkat untuk memastikan kondisi kesehatannya memenuhi syarat.
Pemerintah terus mendorong partisipasi sekolah dan orang tua dalam menyukseskan program BIAS. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar seluruh anak yang menjadi sasaran dapat memperoleh imunisasi sesuai jadwal sehingga terbentuk perlindungan yang lebih luas di lingkungan sekolah.