gop-crypto.vip

Lampung komitmen lakukan penguatan industri berbasis agro

Lampung komitmen lakukan penguatan industri berbasis agro

Kamis, 16 Juli 2026 19:54 WIB

Image Print

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, memberikan keterangan usai sosialisasi hilirisasi berbasis agro serta peningkatan daya saing industri kecil dan menengah (IKM), di Bandarlampung, Kamis (16/7/2026).  (ANTARA/Agus Wira Sukarta)

Kami ingin Lampung maju, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai dengan visi Presiden Republik Indonesia

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berkomitmen untuk membangun industri berbasis agro guna mendongkrak perekonomian daerah setempat.

"Kami ingin Lampung maju, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai dengan visi Presiden Republik Indonesia," kata Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela pada sosialisasi hilirisasi berbasis agro serta peningkatan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) di Bandarlampung, Kamis.

Guna mewujudkan hal tersebut, lanjut dia, Pemprov Lampung mengharapkan kolaborasi yang semakin intensif dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI dalam memperkuat sektor industri daerah.

Jihan mengatakan bahwa langkah strategis itu diimplementasikan melalui sosialisasi hilirisasi berbasis agro serta peningkatan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM). Program tersebut dinilai sangat relevan dengan karakteristik perekonomian Provinsi Lampung.

"Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung saat ini mencapai Rp530 triliun, di mana porsi terbesarnya, yaitu sekitar 24 persen, disokong oleh sektor agro atau pertanian. Sektor ini kemudian disusul oleh industri pengolahan dan sektor penunjang lainnya," ujar dia.

Dia menjelaskan, melihat potensi PDRB yang cukup besar tersebut, Pemprov Lampung berharap dapat menciptakan nilai tambah (value added) yang signifikan dari sektor industri.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah daerah tengah fokus membangun ekosistem industri terintegrasi, termasuk menghidupkan kembali (revive) industri berbasis desa melalui program unggulan "Desaku Maju".

Selaras dengan visi Indonesia Emas, Wagub Jihan menjelaskan bahwa kegiatan hilirisasi ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dan telah dijabarkan ke dalam visi pembangunan daerah, yaitu "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas".

Visi tersebut ditopang oleh tiga misi utama, yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan inovatif, membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan produktif, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berkeadilan serta berkelanjutan.

"Dalam kerangka agenda tersebut, sektor industri pengolahan bertindak sebagai penghubung (konkret) dengan sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama Provinsi Lampung," katanya menjelaskan.

Jihan menambahkan langkah akselerasi itu diyakini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperluas kesempatan kerja, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Sebagai informasi, Provinsi Lampung memiliki berbagai komoditas unggulan yang mendominasi pasar nasional. Salah satunya adalah komoditas singkong (ubi kayu), di mana Lampung menempati posisi nomor satu di tingkat nasional dengan jumlah produksi mencapai 7,3 juta ton

Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.