Lahan Hibah Meikarta Bakal Diisi 141 Ribu Rusun Subsidi
AKURAT.CO Pemerintah mulai merealisasikan pemanfaatan lahan hibah di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk pembangunan 141 ribu unit rumah susun (rusun) subsidi.
Proyek tersebut akan dibiayai dan dibangun oleh Danantara bersama badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bagian dari upaya memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, seluruh proses penyerahan lahan kepada negara telah rampung. Penyelesaian itu dilakukan dengan dukungan Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sehingga pembangunan dapat segera dimulai.
Baca Juga: Mochtar Riady Hibahkan 31 Ha Lahan di Meikarta Senilai Rp6,2 Triliun ke Danantara untuk Dibangun Rusun bagi MBR
"Artinya sudah siap untuk Danantara dan BUMN untuk membangun dan membiayai 141.000 rumah susun di Meikarta, Kabupaten Bekasi," kata Ara dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (31/7/2/26).
Menurut Maruarar, selesainya proses hibah menjadi tonggak penting karena membuka jalan bagi pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi kawasan hunian berskala besar.
Pemerintah berharap proyek tersebut mampu meningkatkan pasokan rumah bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh hunian layak di kawasan penyangga Jakarta.
Ara menegaskan pembangunan rusun subsidi tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal yang terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mengatasi backlog perumahan nasional dan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
"Hunian vertikal seperti rusun subsidi ini menjadi solusi masa depan, terutama di wilayah dengan kebutuhan rumah yang tinggi dan harga tanah yang terus meningkat," ujarnya.
Maruarar menjelaskan pemerintah terus mendorong inovasi penyediaan hunian vertikal agar masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak, terjangkau, sekaligus dekat dengan pusat kegiatan ekonomi maupun lokasi kerja.
Dengan konsep tersebut, pembangunan rumah tidak lagi bergantung pada ketersediaan lahan horizontal yang semakin terbatas, khususnya di kawasan metropolitan seperti Jabodetabek.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani menyatakan pihaknya siap mendukung pembangunan rusun subsidi di atas lahan hibah tersebut.
Menurutnya, proyek itu diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang layak.
"Pembangunan hunian layak huni dan terjangkau di kawasan ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh tempat tinggal yang lebih baik," kata Rosan.
Pembangunan 141 ribu unit rusun subsidi di Meikarta juga menjadi salah satu proyek hunian vertikal terbesar yang disiapkan pemerintah dalam mendukung program penyediaan rumah bagi masyarakat.
Selain menambah stok hunian, pemanfaatan lahan hibah dinilai dapat mengoptimalkan aset negara sekaligus mempercepat penyediaan rumah di kawasan dengan permintaan yang tinggi.