gop-crypto.vip

Kwarcab Pramuka Buleleng serahkan dua rumah layak huni kepada keluarga penerima bantuan - ANTARA News Bali

Buleleng, Bali (ANTARA) - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng, Bali, menyerahkan dua rumah layak huni kepada keluarga penerima bantuan melalui Program Bumbung Kemanusiaan dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka Ke-65.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng Gede Suyasa, di Buleleng, Senin, mengatakan rangkaian peringatan Hari Pramuka Ke-65 diisi dengan berbagai kegiatan yang dikelompokkan dalam kegiatan seremoni, prestasi, dan bakti.

"Kegiatan bakti juga kami lengkapi dengan donor darah, bedah rumah, Bumbung Kemanusiaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat," ujar Suyasa yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, Program Bumbung Kemanusiaan menjadi salah satu bentuk aksi nyata Pramuka Buleleng dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pembangunan rumah layak huni.

Ia mengatakan dua rumah yang diserahkan tersebut merupakan hasil kerja Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng melalui penggalangan dana dan gotong royong.

"Hari ini kami menyerahkan dua rumah layak huni yang digarap Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng dengan aksi pengumpulan dana melalui Bumbung Kemanusiaan dan juga gotong royong untuk bersama-sama membangun rumah. Rumah yang kita serahkan merupakan rumah ke sembilan dan sepuluh," kata Suyasa.

Sebelumnya, Kwarcab Buleleng telah melaksanakan delapan aksi bedah rumah yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Panji Anom, Desa Tejakula, Desa Sangsit, dan Kelurahan Sukasada.

Pada 2026, program tersebut menyasar keluarga Ketut Sensus Indah (48) di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan keluarga Gede Mangku (50) di Desa Patemon, Kecamatan Seririt.

"Pembangunan rumah dilakukan mulai dari tahap awal hingga menjadi rumah layak huni melalui semangat gotong royong. Pendanaan program dihimpun melalui Program Bumbung Kemanusiaan, sedangkan penetapan calon penerima bantuan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Pramuka Ke-65 Made Suartha mengatakan program bedah rumah merupakan implementasi nyata semangat pengabdian Gerakan Pramuka kepada masyarakat.

Menurut dia, seluruh pendanaan program tersebut berasal dari Bumbung Kemanusiaan yang dihimpun melalui partisipasi masyarakat, pengurus Gerakan Pramuka dan Gugus Depan Gerakan Pramuka di wilayah Kabupaten Buleleng.

"Program ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus hidup di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan, kita dapat menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan," ujarnya.

Dalam rangkaian puncak peringatan Hari Pramuka Ke-65 tersebut, dua rumah layak huni di Desa Banyuseri dan Desa Patemon diserahkan Ketua Kwarcab Buleleng Gede Suyasa kepada Ketut Sensus Indah dan Gede Mangku.

Penyerahan tersebut turut didampingi Ketua Panitia Made Suartha dan Sekretaris Kwarcab Buleleng Ketut Susila Widiarsana.

Melalui Program Bedah Rumah Layak Huni, Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng terus memperkuat peran organisasi kepanduan dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan, gotong royong dan pengabdian.

Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.