gop-crypto.vip

Kutai Timur dan KPC jaring 80 usahawan muda jadi penggerak ekonomi - ANTARA News Kalimantan Timur

Kutai Timur, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) menjaring 80 usahawan muda untuk disiapkan menjadi penggerak ekonomi baru melalui penguatan kapasitas dan pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal.

Penjaringan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang mampu mengembangkan bisnis secara mandiri, memperluas pasar dan menciptakan lapangan kerja.

"Program ini sekaligus menjadi upaya memperkuat ekosistem usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kutai Timur dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan ide dan potensi usaha yang dimiliki," ujar Staf Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur, Juniarti di Sangatta, Senin (21/9).

Ia melanjutkan para generasi muda mendapat kesempatan meningkatkan kemampuan kewirausahaan, mengembangkan produk serta membangun jejaring usaha yang dapat mendukung pengembangan bisnis mereka.

Pemkab Kutai Timur memandang pengembangan usahawan muda penting untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama melalui sektor-sektor produktif di luar pertambangan.

Sedangkan keterlibatan KPC dalam program tersebut, katanya, menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan dan UMKM yang saat ini masih berlangsung, sejak penjaringan yang dilakukan mulai Agustus 2026.

Program tersebut juga melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha dan kontraktor lokal, sehingga pengembangan wirausaha diharapkan tidak berjalan sendiri, tetapi terhubung dengan ekosistem ekonomi yang telah berkembang di Kutai Timur.

Pemerintah daerah berharap 80 peserta yang dijaring dapat menjadi pelaku usaha yang tidak hanya mampu mempertahankan bisnis, tetapi juga berkembang dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya.

Penguatan kapasitas usahawan muda juga dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah potensi lokal, sehingga manfaat kegiatan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Dengan semakin banyaknya pelaku usaha baru, perputaran ekonomi di tingkat masyarakat diharapkan semakin kuat dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kutim," kata Juniarti.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.