Kutai Kartanegara kembali gelar Erau sebagai penggerak kepariwisataan - ANTARA News Kalimantan Timur
Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur kembali menggelar Festival Budaya Erau Adat Kutai 2026 sebagai langkah menggerakkan kepariwisataan, meningkatkan jumlah kunjungan, sekaligus untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pertumbuhan ekonomi diyakini lebih cepat karena wisatawan yang datang ke Kukar akan membutuhkan penginapan atau hotel, membutuhkan makan dan minum, suvenir untuk oleh-oleh, dan sejumlah objek wisata ikut terdampak karena tujuan mereka tentu bukan hanya untuk menyaksikan Erau.
"Mari kita jadikan Erau ini tidak hanya sukses sebagai pelestarian adat dan budaya, tetapi juga untuk memberikan dampak kesejahteraan ekonomi yang nyata bagi masyarakat Kukar dan daerah," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Jumat.
Untuk kepastian penyelenggaraan Erau 2026, bupati bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin pun sudah meluncurkan Festival Budaya Erau Adat Kutai, digelar di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (20/8) kemarin.
Erau yang diluncurkan meliputi video promosi, tema, logo, dan jadwal Erau 2026, yakni digelar selama tujuh hari pada 20-27 September 2026.
Ia juga mengatakan rasa bangga karena perhelatan Erau tahun ini berhasil masuk ke dalam kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga untuk promosi pun tentunya menjadi lebih luas.
"Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap status bergengsi KEN ini, tentu video promosi Erau 2026 yang telah diluncurkan, akan disebarluaskan secara masif melalui kanal-kanal Kementerian Pariwisata, baik untuk skala promosi dalam negeri maupun mancanegara," kata bupati.
Sedangkan di tingkat regional, pihaknya juga akan mendistribusikan video promosi ke 10 kabupaten/kota di Provinsi Kaltim, dengan harapan gaung Erau dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di provinsi ini.
Erau Adat Kutai 2026 mengusung tema “Menunggal Raja bersama Rakyatnya”. Tema ini menjadi representasi kedekatan, persatuan, dan ikatan kekeluargaan yang erat antara kesultanan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat Kukar.
Sementara pelaksanaan Erau akan dipusatkan di beberapa titik bersejarah dan strategis seperti di Keraton Kutai Ing Martadipura (Museum Mulawarman), Kedaton Kutai Kartanegara, Stadion Rondong Demang, dan Desa Kutai Lama di Kecamatan Anggana.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.