Kuliner Jadul Hindia Belanda hingga Kisah Lulusan S1 Jualan Bakso
Jakarta -
Menu Hindia Belanda dari resep ratusan tahun dihidupkan lagi. Ada juga kisah lulusan S1 sukses melanjutkan usaha bakso keluarga di Pamulang yang menarik perhatian pembaca.
Menu-menu era Hindia Belanda kembali dibuat lewat resep asli berusia ratusan tahun. Seorang kreator kuliner menghidupkannya lagi dengan tampilan yang tetap menggugah selera.
Ube sedang naik daun sebagai bahan makanan kekinian. Di balik warnanya yang ungu mencolok, ube menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah banyak lulusan S1 mengejar karier kantoran, Nirma Septiani justru memilih ikut berjualan bakso. Keputusan itu diambil demi membantu usaha keluarga yang telah dirintis sejak 1999.
Berikut tiga berita terpopuler detikFood yang menarik perhatian pembaca kemarin:
1. Menu Hindia Belanda Dihidupkan Lagi
Menu Hindia Belanda Ratusan Tahun Dihidupkan Lagi, Begini Tampilannya Foto: Instagram paijokece1910
Jonathan Susanto kembali menghidupkan menu Hindia Belanda lewat konten di media sosial. Ia meracik resep dari buku masak abad ke-19 yang ditemukan di arsip Universitas Leiden.
Menu yang direkonstruksi beragam, mulai dari kue talam 1902, bakwan jagung 1864, empal daging 120 tahun lalu, hingga kari Padang lawas. Semua dibuat mengikuti resep asli.
Ia juga memasak hidangan langka seperti kottelet, kaber koebertoe, pilus kentang, daging age, hingga es krim kayu manis dari buku resep tahun 1864-1866.
2. Manfaat Ube untuk Kesehatan
Ube Filipina Jadi Tren Baru, Geser Popularitas Matcha di Dunia Kuliner Foto: Site Culinary/Visual
Ube atau ubi ungu Filipina tengah populer sebagai bahan aneka makanan dan minuman. Umbi ini kaya serat, vitamin, mineral, serta antosianin yang baik untuk tubuh.
Kandungan antioksidannya membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan sel. Serat pada ube juga mendukung pencernaan sekaligus membuat kenyang lebih lama.
Ube disebut dapat membantu menjaga gula darah, menjaga tekanan darah, dan menimimalisir gangguan pencernaan. Meski menyehatkan, konsumsinya tetap dianjurkan dalam porsi yang seimbang.
3. Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso
Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu Keluarga Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Nirma Septiani, lulusan S1 Film dan TV dari IKJ, bekerja sebagai social media specialist sekaligus berjualan bakso di Pamulang. Ia membantu usaha sang ibu yang telah dirintis bersama almarhum ayahnya sejak 1999.
Melihat usaha bakso keluarga kurang berkembang, Nirma turun tangan mempromosikannya lewat media sosial. Ia ingin Bakso Bu Manto dikenal karena rasa dan kualitas, bukan sekadar viral.
Bakso Bu Manto menawarkan bakso daging, urat, telur, hingga soto ayam merah dengan harga Rp 12.000-Rp 18.000. Keuntungan usaha ini membantu perekonomian keluarga dan biaya kuliah adiknya.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)