KSP usulkan pembentukan tim terpadu untuk jaga pasokan KDKMP
Jakarta (ANTARA) - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengusulkan pembentukan tim terpadu atau satuan tugas (satgas) untuk memastikan pasokan barang ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berjalan berkelanjutan.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, dikutip dari siaran pers Kementerian Koperasi di Jakarta, Kamis, mengatakan tim tersebut dapat melibatkan Kementerian Koperasi, pemerintah daerah, BUMN penyalur, dan lembaga terkait.
Dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Distribusi Barang Bersubsidi dan Komoditas Strategis melalui KDKMP di Jakarta, Rabu (23/9), Dudung mengatakan tim tersebut diperlukan untuk memastikan alur pasokan, pembayaran, pengiriman, serta pengendalian stok berjalan tanpa terputus.
Lebih lanjut, Dudung mengatakan pemerintah tengah mempercepat penyiapan dan operasionalisasi KDKMP secara tertib dan terkoordinasi.
Penguatan koordinasi tersebut diperlukan agar gerai KDKMP dapat memperoleh pasokan barang secara berkelanjutan.
Ia mengatakan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi landasan untuk mempercepat operasional KDKMP.
Pasokan yang disiapkan melalui KDKMP antara lain beras SPHP, LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, Minyakita, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan KDKMP dipersiapkan untuk berperan dalam distribusi barang bersubsidi dan komoditas strategis pemerintah hingga tingkat desa.
Dalam skema tersebut, KDKMP dapat berfungsi sebagai agen, distributor, subdistributor, pangkalan, mitra penyalur, maupun outlet resmi sesuai ketentuan masing-masing komoditas.
Ferry mengatakan monitoring distribusi akan dilakukan melalui sistem informasi koperasi desa (Simkopdes), sehingga data stok, transaksi, penerima, wilayah, dan harga dapat dipantau secara lebih terintegrasi.
"Skema ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas harga, sekaligus menciptakan keberlanjutan usaha KDKMP," ujar Ferry.
Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung distribusi barang bersubsidi melalui KDKMP.
“Kita bisa pastikan orang yang menerima atau yang membeli. Kami siap menjalankan dan mengatasi hambatan tersebut,” ujar Joao.
Pemerintah selanjutnya akan memperkuat koordinasi antarinstansi untuk memastikan distribusi barang melalui KDKMP dapat berjalan sesuai ketentuan dan menjangkau masyarakat di tingkat desa.
Baca juga: KSP: Presiden teken Perpres Kopdes, operasional koperasi dipercepat
Baca juga: Ekonom nilai konsinyasi tak cukup penuhi modal kerja KDKMP
Baca juga: Pengamat: Operasional Kopdes Merah Putih perlu lihat kesiapan bisnis
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.