gop-crypto.vip

KSP: Jargas di Gresik capai 95,4 persen, segera dioperasikan - ANTARA News Jawa Timur

Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah mencapai 95,4 persen dan memasuki tahap akhir sebelum dioperasikan untuk melayani kebutuhan energi masyarakat.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman saat meninjau kesiapan pengoperasian jargas di Gresik, Jumat, mengatakan progres tersebut menunjukkan pembangunan telah berjalan lebih cepat sekitar 4,6 persen dari rencana.

"Pada hari ini saya memastikan untuk hadir dalam rangka kesiapan pengoperasian jargas atau jaringan gas bumi rumah tangga yang dibangun melalui APBN di Kabupaten Gresik," katanya.

Jargas yang dialokasikan untuk 7.363 sambungan rumah (SR) di Kabupaten Gresik ini merupakan infrastruktur yang merupakan bagian dari pembangunan jargas 2025-2026.

Dudung mengatakan sejumlah hambatan perizinan yang sebelumnya menahan pengoperasian jargas di Gresik telah diselesaikan.

Persetujuan lingkungan UKL-UPL, rekomendasi teknis ruas jalan kabupaten, serta rekomendasi teknis perlintasan sungai telah diterbitkan.

Dengan progres fisik yang telah mencapai 95,4 persen dan persoalan perizinan yang telah dituntaskan, pemerintah kini mendorong percepatan menuju tahap pengoperasian.

"Kendala perizinan selama ini yang menahan pengoperasian sudah terselesaikan," ujar Dudung.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan keberadaan jargas akan memberikan manfaat terutama bagi masyarakat yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan gas secara rutin.

Ia mencontohkan, pelaku usaha di sejumlah desa yang setiap hari menggunakan LPG untuk kegiatan produksi termasuk usaha pengolahan kecambah dan pemotongan ayam.

"Daripada pakai tabung LPG 3 kilogram, maka lebih efektif, lebih efisien, lebih murah. Mereka langsung pakai jargas ini," kata Fandi.

Dia berharap penambahan kuota jargas dapat dilakukan, sehingga wilayah lain yang memiliki aktivitas UMKM tinggi termasuk Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, dapat memperoleh akses jaringan gas.

Fandi juga mengusulkan agar kawasan yang menjadi sentra UMKM dan membutuhkan energi dalam jumlah besar dapat dijadikan lokasi percontohan konversi penggunaan LPG tabung 3 kilogram ke jargas.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.