KRI Canopus sisir sektor lima pencarian bawah laut korban Kapal Virgo
KRI Canopus sisir sektor lima pencarian bawah laut korban Kapal Virgo
Selasa, 15 September 2026 12:13 WIB
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (kiri) memberikan keterangan di sela-sela proses evakuasi 22 korban selamat kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Banjarmasin (ANTARA) - KRI Canopus telah dikerahkan menyisir peta sektor lima dari enam sektor pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada hari ketiga operasi SAR, Selasa, untuk memperluas jangkauan pencarian hingga wilayah bawah laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan KRI Canopus telah berangkat pada sejak pagi hari dan langsung dikerahkan ke sektor lima berdasarkan pembagian sektor pada peta pencarian yang digunakan dalam operasi SAR.
“Sudah. KRI Canopus pagi berangkat, sudah kita turunkan di sektor lima peta pencarian,” kata Putu menyampaikan perkembangan operasi SAR hari ketiga kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa.
Putu mengatakan KRI Canopus memperkuat pencarian bersama sejumlah armada lain yang ditempatkan pada enam sektor, yaitu KRI Nala, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Pulau Fani, KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN Kunyit, KAL Kumai, serta KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan.
Selain itu unsur laut yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Bouyancy Boat (RBB), KP Laksamana 7012, KP Orca 06, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhuw IX, serta TB Transcoal Pacific, untuk mendukung penyisiran di wilayah pencarian.
Basarnas mengatakan pengerahan KRI Canopus ke sektor lima menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan pencarian pada hari ketiga operasi SAR dengan total wilayah pencarian dibagi menjadi enam sektor untuk mengoptimalkan penyisiran korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Baca juga: Basarnas ungkap bangkai Kapal Virgo berada di kedalaman 30 meter
Sebelumnya Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyebutkan teknologi yang dimilik KRI Canopus meliputi drone bawah air, multibeam echo sounder, serta Remotely Operated Vehicle(ROV) yang dapat digunakan untuk membantu mendeteksi dan memetakan kondisi bawah laut dalam upaya menemukan korban maupun bagian kapal yang menjadi sasaran pencarian.
Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.
Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 110 korban sudah mendarat di Banjarmasin, terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban dalam keadaan meninggal dunia. Sementara empat korban lain dalam keadaan meninggal dunia masih proses evakuasi menggunakan armada udara.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
Baca juga: KRI Canopus diterjunkan untuk pencarian bawah laut korban KM Virgo 8
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KRI Canopus sisir sektor lima pencarian bawah laut korban Kapal Virgo
Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026