KORMI Jateng : Olahraga masyarakat jadi budaya
KORMI Jateng : Olahraga masyarakat jadi budaya
Sabtu, 5 September 2026 14:02 WIB
Bupati Temanggung memukul gong sebagai tanda pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (Forkab) Kormi Temanggung Tahun 2026, Sabtu 5 September 2026. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Tengah mengarahkan kegiatan olahraga masyarakat menjadi budaya sekaligus ajang mempererat silaturahmi antar-pegiat olahraga.
Ketua KORMI Jawa Tengah Edi Purwanto di Temanggung, Sabtu, menyampaikan olahraga masyarakat memiliki karakter berbeda dengan olahraga prestasi yang menjadi ranah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). KORMI lebih menitikberatkan pada pembudayaan, pembiasaan, serta kegemaran masyarakat dalam berolahraga.
Edi menyampaikan pernyataan itu saat membuka Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (Forkab) Kormi Temanggung Tahun 2026.
"Lewat pembudayaan, pembiasaan dan silaturahmi, kita semua menuju masyarakat yang sehat, bugar dan produktif," katanya.
Dia menilai penyelenggaraan Forkab Temanggung menjadi tolok ukur penting dalam pengembangan olahraga masyarakat di daerah. Kegiatan tersebut melibatkan pula berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang tergabung dalam KORMI.
Terdapat tiga kelompok besar dalam olahraga masyarakat, menurutnya, yakni olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga tradisional dan kreasi budaya, serta olahraga petualangan dan tantangan.
Edi menuturkan keberagaman Inorga tersebut menunjukkan olahraga masyarakat memiliki ruang yang sangat luas untuk berkembang dan dapat diikuti berbagai kelompok usia.
Dia mengajak para pegiat olahraga masyarakat Temanggung untuk mempersiapkan diri mengikuti ajang berikutnya, yakni Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) dan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.
Jarak lokasi penyelenggaraan, lanjutnya, bukan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam olahraga masyarakat. Sebab, kekuatan utama olahraga masyarakat terletak pada hobi dan kegemaran.
Dia meminta KORMI Kabupaten Temanggung untuk terus menambah jumlah Inorga. Saat ini, KORMI Jawa Tengah telah memiliki 51 Inorga.
Temanggung masih memiliki peluang besar untuk mengembangkan berbagai cabang olahraga masyarakat, termasuk komunitas sepeda dan kelompok olahraga untuk anak-anak.
Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jajaran KORMI Kabupaten Temanggung yang telah menyelenggarakan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten Temanggung 2026.
Agus turut berbahagia karena olahraga masyarakat tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta melestarikan olahraga yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Menurut Agus, keberadaan berbagai komunitas olahraga di Kabupaten Temanggung memiliki peran penting dalam menjaga dinamika kehidupan masyarakat.
"Pastinya tidak hanya mengejar prestasi di komunitas ini, tapi yang pasti adalah bagaimana caranya kita bisa selalu bugar dan bisa saling bersilaturahmi," katanya.
Dia berharap keberadaan KORMI dan berbagai komunitas olahraga dapat terus memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketenteraman di Kabupaten Temanggung.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.