gop-crypto.vip

Komisi XI: DDMF membiayai proyek jangka panjang yang belum komersial

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menerangkan, Danantara Development Management Fund (DDMF) disiapkan untuk membiayai investasi jangka panjang untuk proyek yang dinilai belum menghasilkan keuntungan secara komersial.

Sebab, tidak semua proyek investasi strategis dapat langsung memberikan keuntungan sehingga diperlukan instrumen pembiayaan khusus pembiayaan.

“Ada kebutuhan-kebutuhan investasi jangka panjang yang tidak semuanya bernilai komersial di jangka pendek. Sehingga investasi itu harus di-cover oleh Danantara Development Management Fund,” kata Misbakhun saat ditemui usai Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung MPR RI, Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, DDMF nantinya tidak langsung membiayai suatu proyek. DDMF akan lebih dulu melakukan kajian untuk melihat kelayakan bisnis serta potensi komersial proyek tersebut.

“DDMF ini harus melakukan upaya riset lebih dahulu. Setelah riset kemudian melakukan kajian visibilitas bisnisnya, komersialnya, baru kemudian dikerjakan sebagai sebuah investasi,” ujarnya.

DDMF juga membiayai berbagai kegiatan riset dan pengembangan produk yang membutuhkan inovasi serta penelitian mendalam, termasuk yang memanfaatkan sumber daya alam Indonesia.

”DDMF ini memang merupakan amanat undang-undang juga, karena tidak semuanya harus bersifat komersial,” tambah Misbakhun.

Baca juga: Komisi VI DPR RI siap mendukung Danantara Development Management Fund

Baca juga: Prabowo: DDMF biayai proyek strategis jangka panjang

Adapun dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan DDMF sebagai instrumen untuk menyiapkan, mengembangkan, dan membiayai proyek-proyek strategis jangka panjang yang penting bagi Indonesia.

Prabowo mengatakan Danantara harus menjadi instrumen untuk membangun kapasitas bangsa dalam jangka panjang.

“Danantara adalah dana kedaulatan kita. Danantara harus menjadi instrumen pembangun kapasitas bangsa untuk puluhan tahun mendatang,” kata Prabowo.

Pembiayaan melalui DDMF diharapkan Presiden membuat proyek-proyek strategis tersebut tidak harus bergantung pada pembiayaan dari APBN.

Baca juga: Airlangga: RKAT Danantara direvisi menyesuaikan DSI dan DDMF

Baca juga: Komisi VI DPR RI apresiasi pidato Presiden terkait capaian Danantara

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.