gop-crypto.vip

KJRI Kuching gelar rangkaian HUT ke-81 di Sarawak - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching bersama masyarakat Indonesia menggelar rangkaian kegiatan kemerdekaan di Ladang Sarawak Oil Palms Berhad (SOPB) Lambir dan Community Learning Center (CLC) Ladang 3 Sarawak Plantation Agriculture Development (SPAD).

"Kami mencatat ada sekitar 600 warga Indonesia yang memeriahkan Pesta Rakyat di Ladang SOPB Lambir, di mana kita menggelar berbagai perlombaan tradisional seperti tarik tambang, panjat pinang, balap karung, memasak kuliner Nusantara, bola voli, sepak takraw, dan badminton," kata Konsul Jenderal RI di Kuching Abdullah Zulkifli di Sarawak, Kuching, Malaysia, Selasa.

Dia mengatakan, kemeriahan semakin terasa melalui pertunjukan tari dan musik Indonesia yang menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menjaga kedekatan masyarakat Indonesia di Sarawak dengan budaya dan identitas Tanah Air.

Pada kesempatan itu, dirinya mengajak masyarakat Indonesia di Lambir mempertahankan kecintaan kepada Indonesia, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memperkuat semangat gotong royong dan saling membantu.

"Kita harus terus memelihara kecintaan terhadap Tanah Air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memperkuat semangat gotong royong dan saling membantu," tuturnya.

Sehari kemudian, Minggu (9/8), KJRI Kuching menghadiri peringatan kemerdekaan di CLC Ladang 3 SPAD, Miri, yang melibatkan 105 siswa anak-anak pekerja migran Indonesia.

Para siswa mengikuti berbagai permainan khas kemerdekaan, antara lain tarik tambang, estafet tepung, balap karung, sepak bola corong, dan lomba makan biskuit tanpa menggunakan tangan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menanamkan sportivitas, kerja sama, kekompakan, dan kebersamaan.

Abdullah mengingatkan para siswa agar memiliki semangat pantang menyerah dan menjadikan setiap kemenangan maupun kekalahan sebagai bagian dari proses belajar untuk menjadi lebih baik.

"Dalam hidup kita harus terus berjuang, jangan menyerah. Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah kompetisi," kata dia.

Kegiatan di CLC turut mendapat dukungan manajemen SPAD dan para guru sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di kawasan perkebunan.

KJRI Kuching menilai keberadaan CLC memiliki peran penting dalam memberikan akses pendidikan sekaligus pembinaan karakter, termasuk menanamkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia kepada anak-anak yang tumbuh jauh dari Tanah Air.

Sementara itu, KJRI Kuching mengapresiasi dukungan SOPB dan SPAD terhadap kegiatan masyarakat serta pendidikan anak-anak pekerja migran. Rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut diharapkan memperkuat solidaritas, nasionalisme, gotong royong, dan kepedulian masyarakat Indonesia di Sarawak.

"Bagi masyarakat Indonesia di Miri, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum menjaga semangat Merah Putih agar tetap hidup di tengah kehidupan perantauan, termasuk bagi generasi muda yang lahir dan tumbuh jauh dari Indonesia," kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KJRI Kuching gelar rangkaian HUT ke-81 di Sarawak

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.