Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pada suatu masa, seorang raja memiliki seorang penyihir. Ketika penyihir itu telah lanjut usia, ia berkata kepada sang raja, “Aku sudah tua. Karena itu, kirimkan kepadaku seorang anak muda agar aku mengajarinya ilmu sihir.”
Raja pun mengirimkan seorang anak kepadanya untuk belajar sihir. Dalam perjalanan menuju tempat sang penyihir, anak itu bertemu dengan seorang rahib. Ia duduk di hadapan rahib tersebut dan mendengarkan perkataannya. Ia pun tertarik dengan apa yang disampaikan sang rahib.
Sejak saat itu, setiap kali hendak pergi kepada penyihir, anak tersebut terlebih dahulu singgah menemui rahib dan duduk bersamanya. Ketika datang terlambat kepada penyihir, ia dipukul. Anak itu kemudian mengadukan hal tersebut kepada rahib.
Sang rahib berkata kepadanya, “Jika kamu takut kepada penyihir, katakanlah, ‘Aku terlambat karena keluargaku menahanku.’ Jika kamu takut kepada keluargamu, katakanlah, ‘Aku terlambat karena penyihir menahanku.’”
Suatu ketika, dalam perjalanannya, anak itu melihat seekor binatang besar yang menghalangi jalan dan membuat orang-orang tidak dapat melintas. Ia berkata dalam hati, “Hari ini aku akan mengetahui, apakah ajaran penyihir yang lebih baik atau ajaran rahib yang lebih baik?”
Ia kemudian mengambil sebuah batu dan berdoa, “Ya Allah, jika ajaran rahib lebih Engkau cintai daripada ajaran penyihir, maka bunuhlah binatang ini agar orang-orang dapat melanjutkan perjalanan.”
Anak itu melemparkan batu tersebut hingga binatang itu mati, dan orang-orang pun dapat melanjutkan perjalanan.
Anak itu kemudian mendatangi rahib dan menceritakan apa yang terjadi. Rahib berkata kepadanya, “Wahai anakku, hari ini kamu lebih baik dariku. Aku melihat bahwa urusanmu telah mencapai apa yang aku saksikan. Sesungguhnya kamu akan diuji. Jika kamu mendapat ujian, jangan sekali-kali menunjukkan keberadaanku.”
Setelah itu, anak tersebut diberi kemampuan untuk mengobati orang yang buta sejak lahir, penderita kusta, dan berbagai macam penyakit. Berita tentang kemampuannya pun tersebar.