Kerok Lidah Viral di TikTok, Dipercaya Bisa Bikin Napas Lebih Segar
Jakarta -
Menyikat gigi dan flossing merupakan rutinitas dasar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun belakangan, TikTok ramai memperkenalkan tongue scraping atau kerok lidah sebagai langkah tambahan.
Menurut dokter gigi, kebiasaan ini memang bisa memberi manfaat. Permukaan lidah kerap menjadi tempat berkumpulnya bakteri, sel kulit mati, dan sisa makanan yang lama-kelamaan membentuk lapisan putih atau kekuningan.
Chloe Tsang, DMD, MPH, dokter gigi di Tend, New York, mengatakan kondisi tersebut lebih mudah terjadi ketika produksi air liur berkurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa air liur yang cukup untuk membersihkan mulut secara alami, sisa makanan dan kotoran akan lebih mudah tertinggal dan menumpuk di permukaan lidah," jelasnya, seperti dilansir Women's Health Mag.
Mulut kering, dehidrasi, kebiasaan bernapas lewat mulut, merokok, serta penggunaan obat tertentu dapat meningkatkan penumpukan. Pola makan tinggi gula dan beberapa masalah kesehatan juga bisa menjadi faktor.
Organisasi kesehatan resmi seperti American Dental Association (ADA) memang belum mengeluarkan rekomendasi resmi mengenai kerok lidah. Tapi, sejumlah dokter gigi menilai kebiasaan ini bisa jadi pelengkap perawatan mulut karena membantu mengangkat kotoran dan bakteri dari permukaan lidah.
Manfaat Kerok Lidah
Pertama, mengurangi bakteri yang berpotensi menyebabkan bau mulut. Bakteri pada lidah dapat menghasilkan senyawa berbau tidak sedap yang kemudian menyebar ke bagian lain di dalam mulut.
Mengangkat sumbernya mungkin membantu membuat napas lebih segar, meskipun cara ini bukan solusi untuk semua kasus bau mulut kronis.
Kedua, membuat lidah terlihat lebih bersih. Permukaan lidah dipenuhi ribuan tonjolan kecil yang disebut papila. Struktur tersebut membantu kita merasakan rasa dan tekstur makanan, tetapi juga membuat bakteri lebih mudah menempel. Setelah kotoran terangkat, warna lidah biasanya terlihat lebih merah muda.
Ketiga, berpotensi meningkatkan kemampuan mengecap. Ketika penumpukan berlebih sudah dihilangkan, bagian permukaan yang memiliki indera pengecap menjadi lebih terbuka sehingga rasa makanan terasa lebih jelas.
Cara Aman Kerok Lidah
Gunakan alat khusus kerok lidah yang dijual di pasaran. Jika tidak ada, sikat gigi juga bisa dipakai, namun efektivitasnya lebih rendah dibandingkan memamai alat khusus.
"Membersihkan dengan sikat gigi bisa membutuhkan usaha lebih dan belum tentu seluruh penumpukan dapat terangkat," ujar Jeffrey Eskendri, DMD, FACD, ahli patologi mulut dan rahang di Yale New Haven Hospital.
Lakukan setelah menyikat gigi dan flossing. Julurkan lidah, kemudian letakkan alat di bagian belakang sejauh yang masih nyaman. Tarik perlahan ke arah ujung lidah, lalu bilas alat. Ulangi beberapa kali sampai lapisan yang terlihat sudah terangkat.
Dokter gigi mengingatkan agar tidak menekan terlalu keras. Gesekan berlebihan berisiko melukai jaringan dan menyebabkan perdarahan.
"Hindari mengerok terlalu kuat karena dapat menyebabkan iritasi pada jaringan lidah," kata Chloe Tsang.
Setelah selesai, berkumurlah dan cuci alat menggunakan air hangat serta sabun. Kebiasaan ini dapat dilakukan satu hingga dua kali sehari. Namun, jika lidah mudah berdarah, terasa sakit, atau lapisan putih tidak kunjung hilang meski sudah dibersihkan, sebaiknya periksakan kondisi tersebut ke dokter gigi.
(hst/hst)