gop-crypto.vip

Kemnaker Beri Pelatihan Gratis Petani Kopi KBB - ANTARA News Jawa Barat

Bandung Barat (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi pelatihan gratis bagi pelaku usaha kopi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sebagai upaya meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat potensi kopi daerah menembus pasar internasional.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Bandung Barat, Jumat, mengatakan pihaknya siap memfasilitasi pelatihan bagi sekitar 50 hingga 100 pelaku usaha kopi dengan materi mulai dari pembibitan, pengelolaan lahan, panen hingga pengolahan.

“Kita bisa memberikan pelatihan gratis untuk 50 sampai 100 orang, mulai dari bibit, bagaimana mengelola lahannya, panen, sampai kemudian pengolahannya,” katanya.

Yassierli mengaku tertarik memfasilitasi industri kopi di Bandung Barat setelah mendengar kopi asal wilayah tersebut telah berhasil menembus pasar ekspor.

Dirinya menilai capaian tersebut perlu diikuti dengan penguatan kapasitas pelaku usaha agar produksi dan kualitas kopi dapat memenuhi peluang permintaan pasar yang lebih luas.

“Saya dengar Bandung Barat ini sudah ekspor kopi, bahkan kalau tidak salah sudah sampai empat ton. Ini luar biasa, tinggal bagaimana kita tingkatkan lagi kapasitasnya,” ujarnya.

Ia juga berharap fasilitasi pelatihan tersebut dapat memperkuat kemampuan pelaku usaha kopi Bandung Barat dalam mengelola produksi dan pengolahan, sehingga potensi pasar domestik maupun internasional dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Sebelumnya, kopi Arabika Gunung Tangkuban Parahu asal Kecamatan Lembang berhasil menembus pasar Arab Saudi dengan ekspor perdana dilakukan sebanyak empat ton green bean hasil fermentasi nanas dengan nilai transaksi sekitar Rp800 juta.

Manajer Tonas Kopi sekaligus petani milenial Dikdik Ramdaniansyah mengatakan permintaan awal pembeli di Arab Saudi mencapai 25 ton, tetapi pihaknya baru mampu memenuhi pengiriman tahap pertama sebanyak empat ton karena keterbatasan kapasitas produksi dan bahan baku.

“Awalnya, mereka melakukan pemesanan sebanyak 25 ton. Namun, karena situasi dan kondisi yang kurang memungkinkan, kami baru mampu menyanggupi pengiriman sebanyak 4 ton,” ujarnya.

Saat ini Tonas Kopi telah menyerap sekitar 50 ton kopi dari petani Desa Cibodas dengan kapasitas produksi ditargetkan meningkat dua hingga tiga kali lipat dengan kebutuhan bahan baku lebih dari 100 ton.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemnaker fasilitasi pelatihan bagi pelaku usaha kopi di Bandung Barat

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.