gop-crypto.vip

Kementerian PU harap pemda berdayakan tenaga konstruksi OAP di Papua Pegunungan

Kementerian PU harap pemda berdayakan tenaga konstruksi OAP di Papua Pegunungan

Sabtu, 15 Agustus 2026 21:07 WIB

Image Print

Fungsional Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura Martinus Napa diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan terkait 60 OAP yang mengikuti pelatihan tukang bangunan Gedung, bangunan kayu dan tukang besi. ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura mengharapkan pemerintah daerah (pemda) provinsi maupun kabupaten di Papua Pegunungan dapat berdayakan tenaga ahli konstruksi orang asli Papua (OAP) di daerah setempat.

Fungsional Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura Martinus Napa dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat, mengatakan pembekalan secara teori dan praktik telah dilakukan kepada kurang lebih 60 peserta pelatihan tukang bangunan gedung, bangunan kayu, tukang besi OAP, dan telah memiliki sertifikat.

"Kami sebagai pemberi sertifikat kemampuan tukang gedung, bangunan kayu, tukang besi supaya dapat diberdayakan oleh pemerintah dan pihak swasta lain di Papua Pegunungan dalam pekerjaan-pekerjaan konstruksi berat maupun ringan," katanya.

Menurut dia, dari hasil pelatihan puluhan tenaga konstruksi ini telah memenuhi syarat untuk dapat bekerja di lapangan secara nyata.

"Kami berharap kepada pemerintah daerah provinsi dan Kabupaten Papua Pegunungan untuk dapat memakai jasa mereka dapat pekerjaan konstruksi apapun di daerah ini, sehingga mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian bagi mereka," ujarnya.

Dia menjelaskan pekerjaan-pekerjaan bangunan gedung, bangunan kayu maupun tukang besi bisa memanfaatkan 60 tenaga ahli konstruksi OAP yang telah memperoleh pelatihan baik secara teori maupun praktik.

"Pesan kami, ilmu yang didapat ini supaya diaplikasikan dalam dunia kerja secara nyata. Untuk itu, pemerintah daerah supaya memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk dapat membantu pekerjaan-pekerjaan konstruksi di sini," katanya.

Dia berharap 60 tenaga ahli konstruksi ini dapat membantu OAP lainnya untuk meningkatkan kemampuannya dalam pekerjaan bangunan gedung, bangunan kayu dan tukang besi ke depannya.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh ini dapat mereka tularkan kepada saudara-saudara OAP lainnya, sehingga mempunyai wawasan dan kemampuan dalam pekerjaan konstruksi," ujarnya.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026