gop-crypto.vip

Kemendikdasmen revitalisasi 29 satuan pendidikan di Kabupaten Seluma - ANTARA News Bengkulu

Bengkulu (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merevitalisasi 29 satuan pendidikan di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendikdasmen atas program revitalisasi satuan pendidikan ini. Program ini membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, sehingga dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman,” kata Asisten Administrasi dan Kesra Setda Kabupaten Seluma Hendarsyah di Seluma, Jumat.

Hendarsyah mengatakan program revitalisasi satuan pendidikan dari Kemendikdasmen 2026 tersebut mencakup 29 satuan pendidikan yang terdiri atas 15 sekolah dasar (SD), 10 sekolah menengah pertama (SMP), dan empat pendidikan anak usia dini (PAUD).

Menurut dia, dukungan program revitalisasi dari Kemendikdasmen membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Seluma.

Dia berharap pelaksanaan revitalisasi pada seluruh satuan pendidikan penerima program dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

"Kami berharap pelaksanaan revitalisasi di 29 satuan pendidikan di Kabupaten Seluma dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan," kata dia.

Hendarsyah berharap hasil revitalisasi dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan tenaga kependidikan, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan layak.

"Yang paling penting, hasilnya nanti benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik dan para tenaga pendidik," kata dia

Program revitalisasi di Kabupaten Seluma telah dimulai yang ditandai dengan peletakan batu pertama di SMP Negeri 5 Seluma oleh Asisten Administrasi dan Kesra Setda Kabupaten Seluma Hendarsyah pada Kamis (20/8).

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.