Kelok 23, Jalur Baru di Gunungkidul dengan Panorama Laut Selatan yang Memukau
Gunungkidul -
Pembangunan fisik Kelok 23 yang menghubungkan Girijati, Purwosari, Gunungkidul dengan Kretek, Bantul telah selesai. Kelok yang merupakan bagian jalur jalan lintas selatan (JJLS) akan beroperasi paling cepat bulan September 2026.
"Alhamdulillah, seperti yang dipaparkan barusan bahwa target pengerjaan sudah selesai," kata Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih kepada wartawan di Kelok 23, Girijati, Purwosari, Gunungkidul.
Endah melanjutkan, bahwa pembangunan Kelok 23 telah mulai sejak bulan Agustus tahun 2023 dengan jarak sekitar lima kilometer (Km). Dari jumlah itu, 1,9 Km masuk wilayah Kabupaten Gunungkidul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan kita ini akan memecah kemacetan menuju arah Kabupaten Gunungkidul. Selain itu memudahkan wisatawan, utamanya yang datang ke Pantai Selatan untuk mendapatkan akses yang lebih mudah, cepat dan aman," ucapnya.
Secara rinci, Endah mengungkapkan bahwa ada tiga titik di Kelok 23 yang menjadi gardu pandang. Mengingat Kelok 23 berada di perbukitan yang menghadap ke kawasan Pantai Selatan (Pansela).
"Tiga lokasi itu yang dua itu masih milik Pemerintah Kabupaten Bantul, kemudian titik gardu pandang yang terakhir ini menjadi lokasi milik dua kabupaten yaitu Bantul dan Gunungkidul," ucapnya.
Gardu pandang terakhir yang masuk Kabupaten Gunungkidul dan Bantul itu, lanjut Endah, akan terdapat rest area. Selain itu akan ada pula beberapa gerai untuk pelaku UMKM.
"Nanti tinggal kita dan Pemerintah Bantul untuk bagaimana kerja samanya mengingat tanah tersebut menjadi bagian dari dua kabupaten yang menjadi titik rest area tersebut," katanya.
Koordinator Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satuan Kerja (Satker) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sukiswandi menambahkan, bahwa pengerjaan fisik memang telah selesai sepenuhnya. Namun, Kelok 23 belum bisa beroperasional bulan ini.
"Secara pekerjaan fisik kan sudah 100 persen, tapi akan difungsikan Insyaallah nanti bulan September atau Oktober tahun ini," ujarnya.
Terkait rencana seremoni pembukaan Kelok 23, Sukiswandi mengaku masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Tinggal nanti kita peresmian saja, peresmiannya secara virtual atau nanti secara langsung, yang jelas kita nunggu kabar dari Kementerian PU," ucapnya.
---
Artikel ini sudah tayang di detikJogja.
(ddn/ddn)