gop-crypto.vip

Kejati Sumut kawal kemajuan pendidikan lewat program Jaksa Sahabat Pendidik - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) meluncurkan program "Jaksa Sahabat Pendidik" sebagai upaya mengawal dan mendukung kemajuan pendidikan di Provinsi Sumatera Utara.

Saat peluncuran program Jaksa Sahabat Pendidik di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa, Kepala Kejati Sumut (Kajati) Muhibuddin mengatakan jajaran kejaksaan di Sumatera Utara siap memberikan pendampingan kepada tenaga pendidik, khususnya dalam memahami regulasi dan aspek hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.

"Kami siap mendampingi pendidik, termasuk kepala sekolah yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jika mengalami kendala regulasi," katanya.

Menurut Kajati, program Jaksa Sahabat Pendidik tersebut diharapkan dapat membuat para pendidik tidak menghadapi persoalan regulasi seorang diri, terutama kepala sekolah yang mendapat penugasan sebagai PPK.

"Jaksa Sahabat Pendidik ini untuk menemani agar teman-teman pendidik tidak sendiri menghadapi masalah, terutama saat mendapat penugasan sebagai PPK," ujarnya.

Ia menjelaskan, kurangnya pemahaman terhadap regulasi dapat menjadi tantangan dalam pelaksanaan tugas sehingga kejaksaan akan hadir memberikan bantuan dan pengawalan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

"Kurang paham regulasi kemungkinan akan menimbulkan tantangan atau hambatan. Di situlah Jaksa Sahabat Pendidik akan hadir untuk membantu dan mengawal," kata dia.

Ia menambahkan, Kejati Sumut bersama seluruh jajaran Kejaksaan Negeri di Sumatera Utara berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan lintas sektor untuk mendukung kemajuan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kajati Sumut dan Gubernur Sumatera Utara  Bobby Nasution yang dilanjutkan antara para Kajari dengan bupati/wali kota se-Sumatera Utara.

Peluncuran program itu dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Asisten Intelijen Kejati Sumut Irfan Wibowo, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Nurhandayani, Asisten Tindak Pidana Umum Suhendri, para Kajari, kepala dinas pendidikan dan cabang dinas pendidikan, serta kepala sekolah se-Sumatera Utara, baik secara langsung maupun daring.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyambut baik peluncuran program Jaksa Sahabat Pendidik.

Bobby mengatakan, keberadaan program tersebut dapat membantu memberikan perlindungan dan pendampingan kepada sekolah dalam menjalankan tugas, termasuk dalam menghadapi persoalan hukum dan regulasi.

"Ini melindungi sekolah dari perbuatan yang tidak baik, baik dari dalam maupun dari luar. Jadi guru dan kepala sekolah dalam mengerjakan tugasnya diawasi oleh lembaga yang tepat," katanya.

Ia mengatakan, Kejati Sumut merupakan salah satu lembaga yang dapat memberikan masukan dan bimbingan dalam pelaksanaan tugas pendidikan, khususnya terkait pemahaman hukum dan regulasi.

"Jadi bisa diawasi dari lembaga yang memang kredibel, yang bisa memberi masukan dan bimbingan untuk melaksanakan tugas-tugasnya," ujar Bobby.

Pewarta: Aris Rinaldi Nasution
Editor : Irwan Arfa

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.