gop-crypto.vip

Kedutaan Besar Inggris harap putra-putri Papua manfaatkan Chevening

Jayapura (ANTARA) - Kedutaan Besar Inggris di Jakarta berharap putra-putri Papua memanfaatkan program beasiswa Chevening untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister atau S2 di Inggris.

Konselor Politik Kedutaan Besar Inggris di Jakarta Sam Perkins di Jayapura, Rabu, mengatakan Chevening merupakan program beasiswa unggulan Pemerintah Inggris yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari Indonesia dan berbagai negara di dunia untuk menempuh pendidikan S2 di Inggris.

"Program ini bertujuan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan dari berbagai belahan dunia," kata Sam Perkins usai melakukan kegiatan promosi beasiswa Chevening di Kota Jayapura,Papua, Selasa.

Menurut Sam, Papua memiliki potensi sumber daya manusia yang dapat dikembangkan melalui kesempatan pendidikan di universitas-universitas terkemuka di Inggris.

"Kini promosi program Chevening di Papua mulai menunjukkan hasil di mana ada salah satu peserta asal Papua akan berangkat ke London untuk melanjutkan studi S2 melalui beasiswa tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan ini menunjukkan bahwa kegiatan promosi Chevening di Papua sungguh membuahkan hasil dan sudah ada beberapa alumninya

"Untuk kouta Chevening tidak menetapkan kuota khusus berdasarkan daerah karena kuota beasiswa tersebut diberlakukan secara nasional. Sehingga harus di manfaatkan dengan baik.

Dia menambahkan, Pemerintah Inggris bersama mitra memiliki program kerja sama yang secara khusus mendukung putra-putri Papua. Salah satunya melalui kemitraan Chevening Indonesia yang memberikan dukungan bagi mahasiswa Papua setiap tahun untuk memperoleh beasiswa Chevening.

"Kami berharap semakin banyak talenta muda Papua yang tertarik mengikuti program tersebut sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan jejaring mereka di tingkat internasional,"ujarnya.

Sebelumnya, Chevening telah melakukan sosialisasi terkait beasiswa S2 Chevening kepada putra-putri Papua bertempat Kota Jayapura, Papua, Selasa (8/9)

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.